Lebak Kejar Target Luas Tambah Tanam Padi 157 Ribu Hektare
- 20 Apr 2026 15:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak berupaya mengejar realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada tahun 2026. Hingga pertengahan April 2026, realisasi LTT tercatat mencapai 44 ribu hektare atau sekitar 22 persen dari target 157 ribu hektare.
Program LTT tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan pihaknya terus bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Kita terus berupaya agar LTT terus bertambah. Insya Allah target LTT tahun ini bisa tercapai,” ujar Rahmat, Senin, 20 April 2026.
Menurutnya, berbagai upaya dilakukan dengan melibatkan banyak pihak, termasuk petugas penyuluh lapang (PPL) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat peningkatan luas tanam padi di wilayah Kabupaten Lebak.
“Untuk mewujudkan target itu, kami berkolaborasi dengan PPL, Gapoktan, dan berbagai pihak lainnya,” katanya.
Rahmat menjelaskan, capaian LTT hingga 14 April 2026 sudah mencapai 44 ribu hektare atau 22 persen dari target tahunan. Ia optimistis, jika target tersebut tercapai, produksi gabah panen dapat menembus angka yang signifikan.
“Jika LTT tercapai, bisa menghasilkan gabah panen sekitar 700 ribu ton lebih, yang setara dengan sekitar 440 ribu ton beras,” ucapnya.
Menurutnya, salah satu faktor utama yang sangat memengaruhi keberhasilan LTT adalah kondisi jaringan irigasi. Ia menekankan pentingnya ketersediaan air yang memadai agar proses tanam padi dapat berjalan optimal.
“Kondisi irigasi harus dalam keadaan baik agar mendukung peningkatan luas tanam,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan, dkharapkan target LTT dapat tercapai dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.Pemerintah Kabupaten Lebak, lanjut Rahmat, memiliki komitmen kuat untuk mendukung peningkatan produksi padi sepanjang tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....