Pentingnya Etika Bermedia Sosial dalam Islam

  • 13 Apr 2026 20:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Etika bermedia sosial dalam perspektif agama menjadi perhatian penting di era digital yang serba mudah. Ustadzah, Ai Judiyyah mengingatkan umat Islam untuk menjaga tangan saat beraktivitas di media sosial, terutama dalam menulis, agar tidak menimbulkan dosa atau menyakiti orang lain.

Ai menyoroti bahwa kemudahan teknologi saat ini tidak hanya membuka peluang kebaikan, tetapi juga mempermudah seseorang melakukan maksiat. “Kita hidup di zaman yang begitu sangat dipermudah, baik dalam hal positif maupun sebaliknya. Banyak tulisan-tulisan yang tidak diridai Allah SWT,” ujarnya, Minggu, 12 April 2026.

Ia menjelaskan dalam ajaran Islam, setiap anggota tubuh, termasuk tangan, akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, penggunaan tangan untuk menulis di media sosial harus diarahkan pada hal-hal yang baik.

“Wajib bagi muslim menggunakan tangan ini untuk amal saleh, bukan untuk membuat tulisan-tulisan yang menjadikan orang sakit hati,” kata Ai.

Lebih lanjut, Ai mengingatkan mengumbar aib, baik aib diri sendiri maupun orang lain, yang kerap terjadi di media sosial. Menurutnya, kebiasaan menuliskan keluh kesah, terutama dalam masalah rumah tangga, dapat membuka hal yang seharusnya dijaga.

“Kita wajib menjaga, jangan sampai mengumbar aib sendiri atau orang lain, karena itu tidak diridai Allah,” ucapnya.

Ai mengajak masyarakat untuk selalu berpikir sebelum menulis serta memperbanyak doa agar terhindar dari perbuatan dosa. “Berpikirlah sebelum menulis. Mari kita sama-sama sabar menjaga tangan dari hal-hal yang tidak baik, terutama saat membuat status di media sosial,” ujapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....