Curhat Boleh Asal Bertujuan Cari Solusi
- 04 Agt 2026 09:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Curhat atau mencurahkan isi hati kepada orang lain tidak selalu termasuk perbuatan gibah. Dalam ajaran Islam, hal tersebut diperbolehkan selama bertujuan mencari solusi, dilakukan kepada orang yang dapat dipercaya, dan tidak dimaksudkan untuk menjelekkan orang lain.
Sekretaris MUI Provinsi Banten, Ustaz Deni Rusli, mengatakan seseorang yang menghadapi persoalan sebaiknya lebih dahulu mengadu kepada Allah SWT. Namun apabila membutuhkan bantuan orang lain, curhat hendaknya disampaikan kepada pihak yang amanah dan mampu memberikan jalan keluar.
"Curhat itu boleh kepada orang yang dipercaya dan mampu menjaga rahasia, selama tujuannya untuk mencari solusi, bukan untuk menjelekkan orang lain," katanya dalam program Mutiara Pagi bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Ustaz Deni, Islam mengajarkan agar setiap persoalan disikapi dengan bijak. Ketika seseorang tidak mampu menyelesaikan masalah sendiri, meminta pendapat kepada orang yang tepat merupakan langkah yang dibenarkan selama dilakukan dengan niat yang baik.
Ia menjelaskan niat menjadi pembeda antara curhat yang diperbolehkan dan gibah yang dilarang. Apabila seseorang menyampaikan persoalan hanya untuk melampiaskan emosi atau memperburuk citra orang lain, maka perbuatan tersebut berpotensi menjadi dosa. "Yang utama tentu curhat kepada Allah. Kalau perlu kepada manusia, pilih orang yang amanah dan dapat memberikan solusi," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ustaz Deni juga menegaskan pentingnya memperbaiki niat bagi siapa pun yang ingin meninggalkan kehidupan yang bertentangan dengan ajaran agama. Menurutnya, tidak ada kata terlambat bagi seseorang untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Ia menyebut Allah SWT senantiasa membuka pintu taubat bagi hamba-Nya yang benar-benar ingin berubah, yang terpenting adalah memiliki tekad yang kuat untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan menggantinya dengan amal saleh. "Orang terbaik di hadapan Allah bukan orang yang tidak pernah berbuat salah, tetapi orang yang menyadari kesalahannya lalu memperbaikinya dengan amal-amal yang baik," ucapnya.
Ustaz Deni mengajak masyarakat menjadikan niat sebagai dasar dalam setiap keputusan, termasuk saat menghadapi persoalan hidup. Dengan niat yang lurus dan tujuan mencari kebaikan, setiap langkah akan lebih mudah memperoleh petunjuk serta pertolongan dari Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....