Harga Plastik Melonjak, Omzet Pedagang di Pasar Baros Turun
- 07 Apr 2026 17:41 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang — Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada aktivitas perdagangan di Pasar Baros, Kabupaten Serang, Banten. Para pedagang mengaku mengalami penurunan omzet akibat lonjakan harga tersebut.
Kondisi ini dirasakan hampir di seluruh lapak yang menjual berbagai jenis plastik. Situasi pasar pun menjadi lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Kenaikan terjadi pada hampir semua jenis plastik yang beredar di pasaran. Kenaikan harga dinilai cukup signifikan dibandingkan dengan sebelumnya. Para pedagang pun harus menyesuaikan harga jual dalam waktu singkat. Hal ini membuat daya beli masyarakat ikut menurun.
| Baca juga: Harga Daging di Lebak Naik jelang Ramadan |
Salah satu pedagang plastik di Pasar Baros, Maman Suherman mengungkapkan, harga plastik mengalami lonjakan cukup tinggi. Sebelumnya, plastik masih bisa dijual di kisaran Rp11.000 per unit. Namun kini, harga termurah sudah mencapai Rp17.000.
"Kenaikan ini membuat pembeli mulai mengurangi jumlah pembelian," katanya, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Maman, kenaikan harga ini mulai dirasakan sejak periode Lebaran. Dalam waktu sekitar satu minggu, harga plastik langsung mengalami perubahan yang cukup drastis. Kondisi ini membuat pedagang harus cepat menyesuaikan harga jual. Perubahan mendadak tersebut juga memengaruhi stabilitas pasar.
Tidak hanya plastik biasa, jenis plastik POM juga mengalami kenaikan harga. Sebelumnya, harga POM dijual sekitar Rp21.000 hingga Rp22.000 per bal. Kini, harga tersebut meningkat menjadi Rp30.000 hingga Rp32.000 per bal.
"Kenaikan ini menambah beban modal bagi para pedagang," ucapnya mengeluh.
Meningkatnya harga dari distributor membuat pedagang tidak memiliki banyak pilihan. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menyesuaikan dengan modal. Namun kondisi ini justru memicu kesalahpahaman dengan pelanggan. Banyak pembeli yang mengira kenaikan harga berasal dari pedagang.
“Sebelumnya plastik bisa dijual Rp11.000 sekarang paling murah Rp17.000, bahkan untuk POM yang tadinya Rp21.000 sampai Rp22.000 per bal sekarang naik jadi Rp30.000 sampai Rp32.000, jadi mau tidak mau harga jual ikut naik dan kami juga sering cekcok dengan pembeli karena mereka mengira pedagang yang menaikkan harga, padahal dari sananya sudah naik,” ujarnya.
Akibat kenaikan harga tersebut, jumlah pembeli mengalami penurunan. Aktivitas transaksi di Pasar Baros menjadi lebih sepi dibandingkan sebelumnya. Pedagang pun harus menghadapi penurunan omzet harian. Kondisi ini dirasakan cukup berat oleh para pelaku usaha kecil.
Maman berharap kondisi harga plastik dapat segera kembali normal. Ia ingin aktivitas perdagangan bisa berjalan lancar seperti sebelumnya. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Selain itu, pemulihan harga juga diharapkan dapat mengembalikan omzet pedagang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....