Harga Daging di Lebak Naik jelang Ramadan
- 18 Feb 2026 07:25 WIB
- Banten
RRI.CO.ID,Lebak – Dua hari menjelang 1 Ramadan 1447 Hijriah, suasana Pasar Rangkasbitung mulai ramai oleh pedagang daging sapi dan kerbau. Sejumlah lapak terlihat dipadati pembeli yang ingin memenuhi kebutuhan menjelang bulan puasa. Salah satu pedagang, Sumardi, mengatakan harga daging sapi dan kerbau saat ini mengalami kenaikan dibanding hari biasa.
Ia menawarkan daging dengan harga Rp150 ribu per kilogram. “Harga sekarang Rp150 ribu per kilogram. Memang naik dari hari biasa yang hanya Rp130 ribu,” ujar Sumardi saat ditemui di lapaknya, Selasa, 17 Februari 2026.
Menurut Sumardi, kenaikan harga sudah menjadi hal yang lazim setiap menjelang hari besar keagamaan. Permintaan yang meningkat membuat harga ikut terdongkrak. Ia mengaku telah menyembelih seekor sapi dan seekor kerbau untuk memenuhi kebutuhan pembeli menjelang Ramadan.
Daging tersebut dijual langsung di lapaknya sejak pagi hari. “Untuk persiapan Ramadan, saya potong satu sapi dan satu kerbau. Biasanya memang ramai jelang puasa,” katanya.
Sumardi menuturkan, dirinya rutin berjualan daging setiap momentum hari besar keagamaan. Momen tersebut antara lain menjelang masuk puasa, Idul Fitri, dan Idul Adha. “Setiap mau puasa, menjelang Lebaran, dan Idul Adha, saya pasti jualan lebih banyak karena biasanya permintaan naik,” ucapnya.
Namun demikian, ia mengaku penjualan tahun ini justru mengalami penurunan dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi masyarakat disebut menjadi salah satu penyebabnya. “Kalau dibanding puasa tahun lalu, sekarang jauh menurun. Pembeli tidak seramai biasanya,” ujar Sumardi.
Salah seorang warga Kalanganyar yang berbelanja di Pasar Rangkasbitung, Ulya mengeluhkan kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Ia merasa harga Rp150 ribu per kilogram cukup memberatkan.
“Harga daging sekarang mahal sekali. Jadi saya pikir-pikir lagi kalau mau beli,” kata Ulya.
Menurutnya, ia lebih memilih membeli daging ayam yang harganya jauh lebih terjangkau dibanding daging sapi. Pertimbangan kebutuhan rumah tangga menjadi alasan utama. “Kalau dipaksakan beli daging sapi, uang belanja tidak cukup untuk kebutuhan dapur lainnya. Jadi saya pilih beli ayam saja,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....