Empat Tanda Keberhasilan Seorang Muslim Jalani Puasa Ramadan
- 17 Mar 2026 07:06 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Keberhasilan menjalankan ibadah puasa Ramadan tidak hanya diukur dari berakhirnya puasa hingga hari kemenangan Idulfitri. Keberhasilan tersebut juga tercermin dari perubahan sikap dan ketakwaan seseorang setelah menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Ustaz H. Deni Rusli, dalam program Mutiara Ramadan RRI Banten, Selasa, 17 Maret 2026.
Menurutnya, terdapat empat tanda utama yang menunjukkan seseorang berhasil menjalani “Madrasah Kubra Ramadan”, yakni rasa takut kepada Allah, beramal berdasarkan wahyu, mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat, serta memiliki sikap menerima atau ridha terhadap apa yang diperoleh.
| Baca juga: Puasa Melatih Keikhlasan dan Ketakwaan |
“Dari ungkapan ini ada empat tanda-tanda orang yang berhasil dalam Madrasah Kubra Ramadan,” katanya.
Ia menjelaskan tanda pertama adalah adanya rasa takut kepada Allah. Rasa takut yang dimaksud bukan seperti takut terhadap makhluk, melainkan takut terhadap murka dan azab Allah sehingga seseorang berusaha menjauhi perbuatan yang dilarang. Sikap tersebut membuat seseorang berupaya mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah dan menjauhi berbagai bentuk penyimpangan.
| Baca juga: Salat Membentuk Akhlak dan Kepribadian |
Tanda kedua adalah beramal berdasarkan wahyu, yaitu menjalankan perintah Allah dan mengikuti ajaran yang terdapat dalam Al-Qur’an serta hadis Nabi Muhammad SAW. “Al-Qur’an diturunkan oleh Allah untuk menjadi petunjuk bagi manusia agar bisa bertakwa kepada Allah,” ujarnya.
Selain itu, seseorang yang berhasil menjalani Ramadan juga ditandai dengan kesadaran untuk mempersiapkan kehidupan di akhirat. Ia menilai kehidupan di dunia hanyalah tempat untuk memperbanyak amal kebaikan sebelum datangnya hari perhitungan.
Tanda lainnya adalah sikap ridha atau menerima dengan ikhlas terhadap apa yang diperoleh. Sikap tersebut dapat mendorong seseorang untuk bersyukur serta menghindari perbuatan yang melanggar hukum seperti mengambil hak orang lain.
Ia menegaskan Ramadan merupakan madrasah atau tempat pembelajaran bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan. Karena itu, keberhasilan puasa tidak hanya dilihat selama bulan Ramadan, tetapi juga dari perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari setelahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....