Pembangunan Jalan dan Tembok Penahan Tanah Sinargalih Rampung
- 14 Mar 2026 03:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menuntaskan pembangunan jalan serta Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sinargalih, Kecamatan Cibeber. Infrastruktur tersebut dibangun sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana tanah longsor yang sebelumnya sering terjadi di wilayah tersebut.
Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Selain itu, keberadaan TPT juga berfungsi untuk mengurangi risiko longsor yang berpotensi mengancam permukiman warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta menyampaikan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan langkah strategis dalam mitigasi bencana di daerah rawan longsor. Menurutnya, wilayah Kecamatan Cibeber termasuk kawasan yang memiliki potensi gerakan tanah cukup tinggi.
Oleh karena itu, penanganan infrastruktur penahan tanah menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. “Pembangunan jalan dan TPT di Desa Sinargalih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi bencana, khususnya tanah longsor yang sebelumnya kerap terjadi di wilayah tersebut,” ujar Sukanta, Jumat, 13 Maret 2026.
Dengan adanya tembok penahan tanah, struktur lereng di sekitar jalan menjadi lebih stabil. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya longsor yang dapat merusak akses jalan maupun membahayakan masyarakat.
"Selain berfungsi sebagai perlindungan dari potensi longsor, pembangunan jalan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga," kata dia.
“Dengan selesainya pembangunan ini, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman, serta risiko bencana dapat diminimalkan,” kata Sukanta.
Masyarakat Desa Sinargalih menyambut baik selesainya pembangunan jalan dan TPT tersebut. Mereka menilai kehadiran infrastruktur itu sangat membantu karena sebelumnya akses jalan sering terdampak longsor.
Salah seorang warga Desa Sinargalih, Anyur, mengaku bersyukur atas pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah di wilayahnya.
“Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah karena jalan dan TPT ini sangat membantu kami. Sekarang akses jalan menjadi lebih aman dan tidak terlalu khawatir lagi jika musim hujan datang,” ujar Anyur.
Sebelumnya warga kerap merasa waswas ketika melintasi jalan tersebut karena rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi. “Dulu kalau hujan deras kami khawatir terjadi longsor. Sekarang setelah ada TPT dan jalan yang diperbaiki, kami merasa lebih tenang saat beraktivitas,” katanya.