Memahami Lailatul Qadar dalam Perspektif Al-Qur’an
- 10 Mar 2026 07:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling mulia dalam bulan Ramadan yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam. Dalam perspektif Al-Qur’an, malam tersebut tidak hanya dipahami sebagai malam penuh keberkahan, tetapi juga berkaitan erat dengan peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Wakil Ketua PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten, Arif Hidayat menjelaskan, Al-Qur’an menyebutkan Lailatul Qadar melalui beberapa ayat yang memberikan gambaran mengenai hakikat malam tersebut. Salah satunya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan bahwa bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.
"Kalau kita merujuk istilah Lailatul Qadar kepada pertama kali turunnya Al-Qur’an, maka kita bisa tarik kesimpulan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadan,” ujar Arif, Senin, 10 Maret 2026.
Selain itu, Al-Qur’an juga menyebutkan istilah malam penuh keberkahan dalam Surah Ad-Dukhan ayat 3. Dalam ayat tersebut Allah menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada “lailatin mubarakah” atau malam yang diberkahi, yang oleh para ahli tafsir dipahami sebagai Lailatul Qadar.
“Allah berfirman ‘Inna anzalnahu fi lailatin mubarakah’. Para ahli tafsir menjelaskan bahwa lailatul mubarakah itu adalah Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan ketika Al-Qur’an diturunkan,” kata Arif.
Penjelasan paling rinci mengenai malam tersebut terdapat dalam Surah Al-Qadr. Dalam surat itu disebutkan bahwa Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan, serta menjadi malam ketika para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi dengan izin Allah membawa berbagai ketetapan-Nya.
“Dalam Surah Al-Qadr Allah menegaskan, ‘Lailatul qadr khairun min alfi syahr’. Artinya, keutamaan malam itu lebih baik dari seribu bulan. Bahkan digambarkan juga bahwa malaikat turun pada malam itu dan suasananya penuh keselamatan hingga terbit fajar,” ucapnya.
Arif menambahkan, secara makna kata “Al-Qadar” dalam Lailatul Qadar juga dipahami sebagai malam penentuan. Pada malam tersebut Allah menetapkan berbagai ketentuan bagi kehidupan manusia untuk waktu yang akan datang.
“Dalam pemahaman sebagian ulama, Al-Qadar berarti penentuan. Jadi Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah menentukan berbagai ketetapan-Nya bagi kehidupan manusia pada tahun yang akan datang,” ujar Arif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....