BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon yang Menimpa Rumah Warga Tapos
- 24 Feb 2026 13:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, melaksakan evakuasi pohon Petai yang roboh menimpa rumah warga Kampung Kadu Kaung, Desa Tapos, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa 24 Februari 2026 dini hari pukul 02.00 WIB.
Sebanyak 5 orang Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBDPK Kabupaten Pandeglang Diterjunkan untuk mengevakuasi pohon Petai tersebut.
Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, meskipun dalam kondisi puasa. Tim TRC BPBDPK Kabupaten Pandeglang, siap siaga melakukan pertolongan.
“Iya betul meskipun dalam kondisi puasa, petugas kami tetap melaksanakan kegiatan seperti biasanya. Terutama Tim TRC untuk melakukan pertolongan kepada warga yang membutuhkan,” ucap Riza.
Riza menyampaikan, lantaran pohon yang menimpa rumah warga itu cukup besar. Maka, untuk mengevakuasinya petugas membawa alat-alat yang dibutuhkan. Seperti Chainsaw, parang, Kampak, tali tambang dan beberapa alat yang lainya. “Petugas sudah dibekali alat-alat untuk mempermudah mengevakuasi pohon yang menimpa rumah warga itu. Karena posisinya cukup tinggi juga,” katanya.
Selain mengevakuasi, lanjut Riza, pihaknya juga memberikan ala kadarnya bantuan sembako untuk keluarga yang rumahnya tertimpa pohon Petai. “Kita bantu juga alakadarnya sembako untuk korban yang rumahnya tertimpa pohon itu,” katanya.
Sementara, Kepala Desa Tapos, Saju Mulyana mengucapkan terima kasih kepada tim BPBDPK Kabupaten Pandeglang yang telah membantu mengevakuasi pohon yang menimpa rumah warganya tersebut. “Atas nama pemerintah Desa Tapos saya ucapkan terima kasih kepada petugas BPBDPK yang telah membantu mengevakuasi dan memberikan bantuan alakadarnya untuk warga saya yang kena musibah,” ucap Saju.
Diinformasikan sebelumnya, diterjang angin kencang pohon Petai berukuran besar menimpa rumah warga Kampung Kadu Kaung, Desa Tapos, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pada saat kejadian, di dalam rumah terdapat empat orang yakni, Rukani (suami), Suherti (istri), serta dua anak mereka, Yusup dan Aenun Mardiah.
Dari empat orang itu, dua orang yang tertimpa reruntuhan rumah. Sehingga, harus dilakukan penanganan medis. Keduanya yakni, Rukani (suami) dan Yusuf (Anak).
Saat ini pohon yang menimpa rumah warga itu sudah dievakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, dan tengah dilakukan perbaikan secara bertahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....