Relawan Muda Bangun Komunitas Baca tanpa Dana

  • 13 Feb 2026 10:38 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Komunitas literasi Cikmaca di Serang Timur berjalan tanpa pendanaan khusus sejak awal berdiri. Seluruh kebutuhan kegiatan dipenuhi secara swadaya oleh relawan, mulai dari tikar, rak buku, papan tulis hingga alat tulis untuk anak-anak. Konsep gotong royong ini menjadi ciri utama gerakan mereka dalam menyediakan ruang membaca terbuka bagi masyarakat.

Founder komunitas, Ina Soraya, menjelaskan komunitas sengaja dibuat sederhana agar mudah diikuti siapa saja. Pengurus tidak ingin kehadiran biaya menjadi penghalang masyarakat untuk datang membaca atau berdiskusi.

“Kami dari awal tidak mengeluarkan dana khusus. Tikar dari volunteer, rak buku dari volunteer, bahkan tempat pun izin taman tanpa biaya,” ujarnya dalam sesi Talkshow Jaga Malam bersama RRI Pro 2 Banten, Kamis, 12 Februari 2026

Kegiatan dilakukan dua pekan sekali melalui konsep lapak baca terbuka di ruang publik. Peserta bebas membaca buku masing-masing, kemudian dilanjutkan diskusi kelompok kecil dengan tema tertentu agar interaksi tetap hidup. Sistem ini dinilai efektif membuat pengunjung tidak canggung dan lebih aktif berbicara.

Salah satu anggota, Ratu Rainzani Ariyani, mengaku komunitas memberi pengalaman sosial baru baginya. Ia tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami sudut pandang orang lain dari cerita yang berbeda.

“Yang didapat banyak teman dan sharing pengalaman. Setiap orang punya cerita berbeda,” katanya.

Meski berjalan baik, komunitas menghadapi tantangan jarak dan kesibukan relawan. Beberapa anggota harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju lokasi kegiatan sehingga terkadang tidak bisa hadir secara rutin. Hal tersebut menjadi perhatian pengurus agar kegiatan tetap konsisten.

Untuk mengatasinya, pengurus menerapkan sistem koordinasi antar anggota dan pembagian tugas lapangan. Ketika ada relawan berhalangan hadir, anggota lain akan menggantikan sehingga kegiatan tetap berjalan tanpa bergantung pada satu orang saja.

Dalam waktu mendatang, komunitas membuka peluang sponsor dan donasi guna memperluas kegiatan, termasuk rencana literasi sekolah jalanan dan kegiatan baca di ruang publik yang lebih luas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....