BKKBN Perkuat Peran Ayah Cegah Child Grooming
- 27 Jan 2026 18:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Upaya pencegahan child grooming tidak hanya bertumpu pada peran ibu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak. Hal ini menjadi perhatian serius BKKBN Provinsi Banten melalui berbagai program penguatan keluarga.
PIC Program Bina Ketahanan Remaja pada BKKBN Provinsi Banten, Ida Maulida menilai, anak yang kurang mendapatkan perhatian dari ayah berpotensi mencari figur pengganti di luar rumah, yang dapat dimanfaatkan pelaku child grooming. Karena itu, keterlibatan ayah dinilai sangat krusial dalam membangun ketahanan emosional anak.
“Anak yang dekat dengan ayahnya memiliki mental lebih kuat dan tidak mudah dibujuk dengan perhatian palsu,” ujarnya dalam dialog Kentongan bersama RRI PRO 1 Banten, Senin, 27 Januari 2026.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini mendorong ayah terlibat langsung dalam pengasuhan, pendampingan, dan pengawasan anak, sehingga kehangatan keluarga tidak hanya dibebankan kepada ibu.
Selain GATI, BKKBN juga menjalankan program Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja. Program-program ini bertujuan membekali keluarga dengan pola asuh responsif sesuai tahapan usia anak. “Pengasuhan harus dilakukan dengan prinsip asah, asih, dan asuh, yakni stimulasi, kasih sayang, serta pengawasan yang seimbang,” katanya.
BKKBN juga memanfaatkan teknologi melalui media sosial dan aplikasi edukasi untuk menjangkau masyarakat secara luas. Materi pengasuhan, kesehatan reproduksi, dan pencegahan child grooming dapat diakses secara gratis oleh keluarga.
Dengan sinergi peran ibu dan ayah serta dukungan program berkelanjutan, BKKBN berharap keluarga mampu menjadi benteng terkuat dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan seksual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....