Salat Sebagai Benteng Moral Masyarakat

  • 09 Jan 2026 06:54 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Salat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah personal, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi kehidupan sosial masyarakat. Salat membentuk kesadaran moral, mengikis kecenderungan pada perbuatan keji dan mungkar, serta menumbuhkan rasa aman di lingkungan.

“Salat ini ibadah yang tidak boleh kita remehkan. Memang secara lahiriah terlihat privat, tetapi dampaknya ke mana-mana,” ujar Anggota Departemen Keanggotaan dan Database Masjid DMI Provinsi Banten, Zainul Haq, dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Salat Bentuk Karakter, Cegah Perilaku Keji Mungkar

Menurutnya, Al-Qur’an selalu menggunakan frasa mendirikan salat, yang menandakan pelaksanaannya harus sungguh-sungguh, khusyuk, dan sesuai tuntunan. Bila dilakukan demikian, firman Allah menegaskan bahwa salat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Ia menambahkan, lingkungan yang warganya menjaga salat akan melahirkan rasa aman. “Ketika kita hidup di lingkungan yang penduduknya betul-betul menjaga perintah salat, di situ akan tercipta rasa aman. Kita tidak takut dengan tetangga kita berbuat jahat; justru mereka ikut menjaga kita dan keluarga,” ucapnya.

Baca juga: Ajarkan Anak Salat Sejak Dini untuk Membentuk Karakter Mulia

Zainul juga mengingatkan, berbagai ketimpangan sosial kerap berakar pada hilangnya kesadaran sebagai hamba Tuhan. Salat meneguhkan kembali identitas tersebut sekaligus menjadi sarana taubat harian yang membersihkan dosa-dosa dalam interaksi sosial.

Karena itu, Zainul mendorong penguatan budaya mendirikan salat di masjid dan lingkungan. Bukan semata untuk ketaatan individual, tetapi sebagai ikhtiar membangun moral publik, menekan perilaku menyimpang, dan menghadirkan rasa aman yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....