Ini Peran Orang Tua dalam Mencegah Grooming

  • 21 Okt 2024 15:50 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Di era digital, grooming anak menjadi ancaman serius yang semakin marak di media sosial. Grooming adalah proses di mana predator membangun hubungan emosional dengan anak untuk mendapatkan kepercayaannya dengan tujuan eksploitasi seksual.

Psikolog Klinis Asoka Consulting, Ifanti Wisnu Wardani mengatakan taktik ini sering kali dilakukan secara bertahap hingga akhirnya anak dieksploitasi secara fisik maupun mental. Mengingat ancaman yang ada, peran orang tua sangatlah krusial dalam mencegah hal ini terjadi.

“Orang tua perlu menyadari bahwa grooming sering kali dilakukan oleh orang-orang terdekat anak, bukan oleh orang asing. Prosesnya melibatkan pendekatan emosional, sehingga anak tidak menyadari bahwa mereka sedang dimanipulasi. Karena itu, orang tua harus proaktif dalam menciptakan lingkungan keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang agar anak tidak mencari perhatian di tempat lain,” ucap Ifanti, Senin (21/10/2024).

Selain itu, orang tua harus berperan sebagai sahabat bagi anak-anak mereka, terutama dalam era digital saat ini. Komunikasi terbuka sangat penting. Orang tua harus memahami teknologi, memantau aktivitas anak di media sosial, dan memberikan edukasi tentang area tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain. Edukasi sejak dini tentang batasan fisik dan hak tubuh sangat diperlukan, terutama agar anak berani melaporkan tindakan yang mencurigakan atau tidak pantas.

“Sebagai pihak yang paling dekat, orang tua memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan anak mereka, terutama di era digital yang semakin terhubung,” kata Ifanti.

Rekomendasi Berita