Bangunan Rampung, Koperasi Merah Putih Umbul Tengah Siap Diluncurkan

  • 08 Jul 2026 10:54 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang memastikan kesiapan menyambut peluncuran Koperasi Merah Putih (KMP) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026. Berbagai persiapan mulai dari gedung, perlengkapan hingga kepengurusan telah dilakukan untuk mendukung program koperasi yang akan hadir di tingkat kelurahan.

Lurah Umbul Tengah, Arifudin mengatakan, koperasi di wilayahnya siap mengikuti peluncuran Koperasi Merah Putih secara serentak bersama ribuan koperasi lainnya di Indonesia. Menurutnya, lokasi koperasi telah dipilih di lingkungan Majalawang agar mudah dijangkau masyarakat.

“Kelurahan Umbul Tengah koperasinya pada dasarnya siap untuk ikut serta dalam launching Koperasi Merah Putih 10.000 se-Indonesia. Dari segi gedung dan perlengkapan, kita sudah siap sepenuhnya,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Rabu, 8 Juli 2026.

Arifudin menjelaskan, gedung yang digunakan untuk operasional koperasi merupakan bekas kantor desa yang sebelumnya tidak difungsikan. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di tengah permukiman masyarakat sehingga memudahkan warga untuk mengakses layanan koperasi.

Selain sarana dan prasarana, kesiapan juga terlihat dari kepengurusan koperasi yang telah terbentuk. Namun, pihak kelurahan masih menunggu arahan teknis terkait pengisian koperasi dari pihak terkait, termasuk proses penempatan manajer koperasi yang saat ini masih menjalani pelatihan.

Untuk mendukung operasional koperasi, Kelurahan Umbul Tengah juga telah menerima sejumlah fasilitas transportasi berupa dua kendaraan roda tiga dan satu unit truk. Sementara itu, kendaraan operasional berupa mobil pikap masih menunggu proses distribusi.

Arifudin menambahkan, tantangan utama menjelang peluncuran bukan lagi terkait kesiapan fisik, melainkan memastikan keberlanjutan koperasi setelah resmi berjalan. Ia berharap koperasi tidak hanya aktif saat seremoni peluncuran, tetapi mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Jangan sampai kita ikut launching tanggal 15 se-Indonesia, setelah launching hilang. Itu yang tidak kita harapkan. Konsistensi itu harus kita jaga supaya setelah launching sampai seterusnya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ia berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi wadah ekonomi masyarakat yang dikelola secara bersama dengan prinsip gotong royong. Menurutnya, keberhasilan koperasi membutuhkan komitmen pengurus, dukungan masyarakat, serta tata kelola yang transparan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....