Terkendala Ahli Gizi dan Dana, 7 Dapur Gizi di Lebak Belum Operasi
- 06 Jul 2026 13:55 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak ternyata belum sepenuhnya mulus. Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sana sampai sekarang belum bisa ngebul gara-gara anggarannya belum dicairkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Selain masalah duit yang seret, dapur-dapur baru ini juga pusing karena krisis tenaga inti. Mereka kesulitan mencari lowongan tenaga profesional seperti ahli gizi dan akuntan keuangan, yang padahal jadi syarat wajib dari pusat sebelum dapur boleh mulai memasak.
| Baca juga: Seluruh SPPG Lebak Hentikan Pelayanan MBG |
Koordinator BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, blak-blakan menyebut masalah birokrasi izin yang berbelit ikut memperpanjang daftar kendala di lapangan. Tanpa adanya izin resmi dan komplet, pengelola dapur dilarang keras menyalurkan makanan ke siswa.
"Kendalanya bukan hanya izin, tetapi juga masalah keuangan karena pencairan dari Badan Gizi Nasional masih belum diterima," ujar Asep di Lebak, Senin, 6 Juli 2026.
| Baca juga: BGN Soroti IPAL SPPG di Lebak |
Ternyata, masalah bukan cuma ada di tujuh dapur baru itu saja. Asep mengungkapkan, ada beberapa dapur lama yang terpaksa disemprit dan disegel sementara oleh BGN Pusat karena ketahuan memakai fasilitas masakan yang jorok dan di bawah standar keamanan pangan.
"Ada juga beberapa dapur yang sementara dihentikan operasionalnya karena mendapat peringatan dari BGN. Fasilitasnya belum memenuhi standar sehingga harus diperbaiki terlebih dahulu," ucap Asep.
Meski diterpa banyak kendala teknis, untungnya saat ini seluruh dari total 207 dapur gizi di Lebak memang sedang kompak libur total. Berhentinya aktivitas masak massal ini bukan karena mogok kerja, melainkan menyesuaikan dengan masa libur panjang sekolah anak-anak.
Asep memastikan, operasional masak-memasak untuk menu gratis ini baru akan berjalan normal kembali begitu hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru dimulai nanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....