Belum Rampung, Sekolah Rakyat Pandeglang Siap Sambut Rombongan Siswa Perdana
- 04 Jul 2026 09:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Desa Koranjin Kecamatan Cadasari menjelang target masuknya ratusan siswa pada pertengahan Juli 2026. Kompleks pendidikan berasrama bagi anak keluarga kurang mampu tersebut tetap dioperasikan sesuai jadwal kendati sejumlah fasilitas gedung sekolah maupun asrama terpantau belum rampung sepenuhnya.
Staf Teknis Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PU, Yusef, menjelaskan capaian riil akumulasi pengerjaan fisik di area seluas 11,3 hektar tersebut baru menyentuh angka 79,8 persen. Para pekerja di lapangan kini disebutnya fokus menyelesaikan sisa pengerjaan arsitektur serta penyekatan ruangan setelah seluruh target konstruksi struktur utama dinyatakan selesai.
"Sampai saat ini itu sudah 79,8 persen, target operasional kita kan nanti di 13 (Juli) mudah-mudahan sudah bisa beroperasi terutama untuk siswa baru. Nanti kita bagi zona, area zona hijau untuk penggunaan operasional siswa kemudian untuk area konstruksi itu khusus yang belakang saja, kita targetkan sih sudah tidak ada pekerjaan struktur hanya arsitektur saja," ujar Yusef, Jumat 3 Juli 2026.
Adapun saat nanti siswa mulai masuk, pihaknya akan menerapkan strategi pembagian zonasi wilayah secara ketat guna menjamin keamanan serta kenyamanan para siswa baru selama berada di lingkungan proyek. Zona hijau dialokasikan khusus untuk area yang sudah steril dan siap digunakan secara operasional, sementara aktivitas konstruksi lanjutan diisolasi penuh pada bangunan bagian belakang.
Menurut Yusef penuntasan bangunan saat ini diarahkan pada empat unit blok asrama bagian depan agar dapat langsung menampung kuota siswa dari target keseluruhan 500 anak. "Untuk asrama itu kita utamakan yang empat tadi di depan, untuk total dengan 500 siswa tadi kita upayakan di depan sudah selesai sudah bisa masuk. Kalau anggarannya sih kemarin itu 489 miliar rupiah, tapi kontrak ini untuk dua lokasi untuk di Lebak dan di Pandeglang, lokasi ini sekitar 230 sekian (miliar)," kata Yusef.
Ia menyebut fasilitas sarana belajar yang disiapkan mencakup sembilan ruang kelas jenjang SMA, sembilan ruang kelas SMP, serta delapan belas ruang kelas untuk tingkat SD. Manajemen pelaksana optimis penempatan perdana pelajar di lokasi ini dapat berjalan sukses sesuai target yang diberikan melalui pengawalan ritme kerja lembur yang terukur.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan, menegaskan kedatangan rombongan siswa pada 13 Juli nanti murni diperuntukkan bagi agenda pengenalan lingkungan dan bukan memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Otoritas daerah memanfaatkan momentum ini sebagai masa transisi pengelolaan mandiri sebelum pengelolaan penuh diambil alih secara definitif oleh kementerian pusat.
"Schedule pengiriman siswa di surat edaran kemarin informasi kemarin tanggal 13 Juli, siswa sudah ada di lokasi ini dan itu baru pengenalan siswa, belum KBM," ujar Wawan.
Menurut Wawan sektor pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik sementara akan disiasati menggunakan skema perekrutan guru tamu oleh dinas pendidikan daerah setempat. Langkah taktis ini diambil untuk mengisi kekosongan operasional kelas sebelum barisan guru definitif hasil penjaringan nasional resmi dikirim pada September mendatang.
Proses penjaringan figur kepala sekolah juga disebut Wawan sedang intensif digulirkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) demi memastikan kesiapan manajemen internal institusi menjelang pembukaan draf kalender akademik. "Tenaga pendidik itu kita diberikan kewenangan untuk merekrut dulu guru-guru tamu sebelum bulan September guru non dan non guru yang definitif yang hasil seleksi Kemensos datang ke lokasi," katanya.
Wawan memposisikan program nasional ini sebagai instrumen krusial pemutus mata rantai kemiskinan struktural masyarakat melalui intervensi bantuan fasilitas pendidikan gratis terintegrasi. Ia optimis seluruh tahapan penyambutan siswa baru dapat terlaksana secara tepat waktu sesuai surat edaran kementerian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....