Pemkab Pandeglang Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- 19 Jul 2026 16:22 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang telah merampungkan berbagai persiapan krusial menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR). Program pendidikan strategis ini dijadwalkan mulai menyambut 540 peserta didik baru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA pada 31 Juli 2026 mendatang.
Guna menjamin kelancaran kegiatan, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar sarana belajar mengajar biasa. Program ini dirancang sebagai layanan pendidikan terintegrasi yang mencakup aspek kesehatan, perlindungan sosial, hingga pendampingan berkelanjutan bagi seluruh siswa.
"Saya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar seluruh tahapan, baik tahapan pembangunan maupun pelaksanaan MPLS berjalan matang sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan," ujar Bupati Dewi, Minggu 19 Juli 2026.
Bupati Dewi menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang telah mencapai titik optimal sebelum hari pertama masuk sekolah. Kebutuhan dasar siswa, termasuk layanan kesehatan dan dukungan sosial, disebutnya harus tersedia dan berjalan secara terpadu agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Kepala Sekolah Rakyat, Siwi Astuti, merinci bahwa pihaknya tengah melakukan finalisasi persiapan teknis untuk menyambut 540 siswa baru. Seluruh komponen, mulai dari kesiapan tenaga pendidik hingga sistem pendampingan siswa, kini tengah dipersiapkan agar program pendidikan ini dapat berjalan sesuai dengan tujuan besar pemerintah daerah.
"Kita semua berharap melalui koordinasi lintas sektor yang terus dilakukan ini, kegiatan MPLS bisa berjalan sukses sesuai dengan apa yang diharapkan," kata Siwi.
Dalam penyelenggaraannya, Sekolah Rakyat ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten, hingga pihak Kementerian. Sinergi ini menurut Siwi sangat penting guna memastikan bahwa setiap aspek operasional sekolah, mulai dari infrastruktur hingga dukungan dinas kesehatan dan sosial, dapat terselenggara dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan dimulainya MPLS pada 31 Juli nanti, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan mampu menjadi episentrum baru dalam pemerataan pendidikan yang inklusif. Fokus utama tetap pada penciptaan ekosistem belajar yang tidak hanya mencerdaskan secara akademis, tetapi juga menjamin kesejahteraan fisik dan sosial setiap peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....