Pemkab Tangerang Kembangkan Sistem Digitalisasi Terintegrasi untuk MBG

  • 16 Jun 2026 06:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengintensifkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan teknologi digital terintegrasi. Langkah taktis ini dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa 15 Juni 2026.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan komitmen daerah untuk mengembangkan aplikasi khusus MBG sebagai platform terpusat guna mengeliminasi kendala pelaporan manual di lapangan. Kehadiran inovasi berbasis digital ini diposisikan sebagai instrumen vital untuk merapikan manajemen data sediaan pangan yang selama ini masih tersebar di berbagai unit kerja.

Penguatan sistem ini diyakininya mampu menyajikan transparansi informasi publik yang dapat diakses secara cepat, akurat, dan akuntabel. “Melalui konsep Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan, seluruh data dari Sentra Pangan (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat, cepat, dan berbasis data terkini,” ujar Bupati Maesyal, Senin 15 Juni 2026.

Selain menyepakati integrasi data makro, forum strategis ini juga merumuskan peta jalan (roadmap) pengembangan aplikasi yang akan digulirkan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada fase awal, orientasi sistem difokuskan pada penyediaan fitur layanan mandiri (self-service) bagi aparatur SPPG dan satuan pendidikan di tiap wilayah kecamatan.

Pemerintah daerah menggarisbawahi bahwa keberhasilan program jaminan pemenuhan gizi ini tidak hanya bersandar pada ketepatan alokasi anggaran, melainkan pada pemanfaatan teknologi tepat guna. Digitalisasi sektor pangan sekolah ditempatkan sebagai pilar utama untuk memitigasi risiko salah sasaran serta memastikan sirkulasi distribusi berjalan lancar.

"Saya berharap pengembangan aplikasi MBG dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pihak terkait sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para peserta didik di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Pemkab Tangerang optimis dengan diterapkannya platform digital penunjang ini, proses pemantauan dan evaluasi harian dapat dilakukan secara real-time tanpa penundaan administratif. Sinkronisasi data antara dinas teknis dan penyedia logistik di lapangan dipastikan terus dikawal ketat guna menghindari potensi maladministrasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....