Satgas Perketat Pengawasan Program MBG di Kota Serang
- 19 Mei 2026 09:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Serang memperkuat pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi, dalam program Banten Menyapa RRI Pro 1 Banten, Selasa, 19 Mei 2026.
Yudi mengatakan, Satgas MBG dibentuk berdasarkan arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri untuk membantu percepatan pelaksanaan program MBG di daerah. Menurutnya, Satgas memiliki tugas memperkuat koordinasi antarinstansi sekaligus memastikan penerima manfaat benar-benar mendapatkan layanan makanan bergizi.
| Baca juga: Cakupan MBG di Kota Serang Capai 82 Persen |
“Satgas MBG mempunyai tugas, peran, dan fungsi. Yang pertama adalah mempercepat pelaksanaan program makanan bergizi gratis. Kedua meningkatkan fasilitasi kolaborasi dan koordinasi antarinstansi dan pihak lain yang terkait dalam pelaksanaan program MBG. Selanjutnya adalah mendukung, memastikan bahwa program makanan bergizi gratis berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran. Jadi tujuan kami itu supaya tepat sasaran. Sasarannya ada, datanya ada di kami.” ujarnya.
Ia menjelaskan, evaluasi masih terus dilakukan karena berdasarkan hasil pendataan masih ditemukan sasaran penerima manfaat yang belum memperoleh program MBG. Karena itu, Satgas terus berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana agar seluruh masyarakat yang berhak dapat menerima bantuan.
Selain memastikan ketepatan sasaran, Satgas juga menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait kualitas makanan. Menurutnya, laporan yang masuk langsung diteruskan kepada Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Kecamatan (Korcam), maupun pengelola SPPG untuk segera diperbaiki.
| Baca juga: Dinkes Kota Serang Pastikan Keamanan MBG |
Yudi menambahkan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga unsur pendidikan juga rutin melakukan monitoring ke sekolah maupun posyandu guna memastikan kualitas makanan sesuai standar gizi dan layak dikonsumsi penerima manfaat.
“Setiap pengaduan langsung kami tindaklanjuti ke Korwil, Korcam termasuk juga kepala SPPG-nya termasuk di mana sasarannya apakah di sekolah atau di Posyandu. Kita minta laporan secara langsung pada hari itu juga sehingga itu bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....