HMI Kawal Implementasi Koperasi Merah Putih di Kota Cilegon

  • 17 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon – Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program Koperasi Merah Putih agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog interaktif yang berlangsung di Radio Republik Indonesia Pro 1 Banten, Selasa, 14 April 2026.

Ketua HMI Kota Cilegon, Rizki Andika mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen kontrol sosial dalam memastikan program tersebut tidak disalahgunakan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan.

Selain menjalankan fungsi pengawasan, mahasiswa juga dinilai memiliki peluang untuk terlibat langsung dalam pengembangan koperasi. Keterlibatan tersebut dapat berupa pengelolaan unit usaha, seperti gerai koperasi, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Mahasiswa hadir sebagai agen kontrol untuk memastikan program koperasi merah putih berjalan transparan dan tidak menjadi program politis,” ujar Rizki.

Meski demikian, pelaksanaan program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait rendahnya tingkat literasi masyarakat mengenai koperasi. Kurangnya pemahaman tentang sistem pengelolaan dan manfaat koperasi dinilai menjadi hambatan dalam meningkatkan partisipasi publik.

Di sisi lain, HMI menekankan pentingnya penerapan inovasi berbasis digital dalam pengelolaan koperasi. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pasar, sehingga koperasi dapat tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

HMI Kota Cilegon juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih. Sinergi tersebut dinilai penting agar program tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Selain itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi serta pendampingan kepada masyarakat terkait pengelolaan koperasi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan publik, sehingga Koperasi Merah Putih dapat berkembang secara berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Cilegon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....