Pesanan Keripik Getas Khas Cilegon Meningkat 3 Kalilipat
- 04 Mar 2026 17:15 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon – Menjelang hari raya Idhul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Pesanan jajanan keripik getas khas Kota Cilegon meningkat tiga kalilipat dari hari biasanya. Keripik getas khas Kota Cilegon yang memiliki beberapa varian rasa ini sangan diminati Masyarakat. Keripik getas yang terbuat dari Campuran tepung beras, santan, dan bumbu bawang ini memiliki tekstur renyah dengan rasa gurih yang khas, menjadikannya oleh-oleh populer dan hidangan wajib saat Lebaran.
Keripik getas khas Cilegon sendiri, selain bisa dinikmati dengan Minum Teh atau Kopi yang pas disantap saat sore hari atau saat ngobrol santai bersama keluarga. Namun juga bisa menjadi pendamping makanan berkuah seperti dengan soto, bakso, atau mie instan untuk menambah selera.
Namun, bisa juga sebagai camilan langsung. Lantaran, Keripik Getas khas Cilegon ini memiliki rasa yang gurih khas dengan aroma bawang goreng membuatnya nikmat dimakan langsung tanpa pendamping.
Salah seorang pembuat dan sekaligus penjual keripik getas asal, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol Kota Cilegon, Atikoh mengaku Tengah kebanjiran pesanan untuk membuat keripik getas khas Cilegon. Menurutnya, peningkatan pesanan ini terjadi sejak sebelum bulan Suci Ramadhan kemarin. “Alhamdulillah meningkat pak pesananya, bisa tiga kalilipat dari hari biasanya,” ucap Atikoh.
Atikoh mengaku, menggeluti usaha keripik getas ini sejak tahun 2015 hingga sekarang masih menekuninya lantaran masih banyak peminatnya. Terutama, menjelang hari-hari keagamaan seperti hari raya Idhulfitri sekarang ini.
“Alhamduliah sejak 2015 sampai sekarang masih pak. Dan pesanan terus jalan, apalgai menjeang lebaran kadang sampe lima hari lagi menjelang lebaran masih ada pesanan,” katanya.
Adapun harga keripik getas buatanya, Atikoh menyampaikan, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp17.000 untuk kemasan 250 gram. Camilan gurih dan renyah ini tersedia dalam varian rasa original, pedas, dan keju pedas, menjadikannya oleh-oleh khas yang populer.
Harga dapat bervariasi tergantung pesanan. Menurutnya, tak jarang ada juga yang membeli atau memesan dalam jumlah banyak atau kiloan. Untuk yang harga Kiloan sendiri, Atikoh mengaku menjual diharga Rp70 ribu per kilogramnya.