Pemkab Lebak Dorong BUMDes Perkuat Ekonomi Masyarakat

  • 29 Jan 2026 20:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh wilayah Lebak. Langkah ini dilakukan guna memastikan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui serangkaian program pembinaan, pendampingan manajemen usaha, serta sinergi lintas perangkat daerah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan setiap unit usaha yang dikelola desa memiliki fondasi bisnis yang kuat dan profesional.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis, 29 Januari 2026.

Baca juga: Peran Strategis BUMDes dalam Mengurangi Urbanisasi

Fokus kunjungan kali ini tertuju pada unit usaha BUMDes Ayam Petelur yang dikelola oleh masyarakat Desa Sukamanah. Usaha ini dinilai sebagai salah satu motor penggerak ekonomi yang sangat potensial bagi warga sekitar. Bupati Hasbi menilai bahwa keberadaan BUMDes Ayam Petelur memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

"BUMDes seperti ini harus terus didorong dan dikembangkan secara masif. Selain meningkatkan perekonomian desa, usaha ayam petelur juga berkontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat," ujar Hasbi.

Lebih lanjut, Hasbi menekankan pentingnya ketersediaan protein hewani yang terjangkau bagi warga Lebak. Produksi telur dari tingkat desa dianggap sebagai solusi strategis dalam menekan angka inflasi pangan di daerah.

Baca juga: Usaha Puluhan BUMDes di Pandeglang Mandek

Hasbi berharap agar pengelolaan usaha produktif ini tidak berhenti di sini, melainkan terus ditingkatkan skalanya. Ia menginginkan Desa Sukamanah menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Lebak.

"Saya sangat mengapresiasi pengelolaan dan perkembangan usaha BUMDes ini. Ini adalah langkah konkret pemberdayaan ekonomi desa sekaligus penguatan ketahanan pangan di wilayah kita," ucap Hasbi optimis.

Bupati juga mengajak para pemuda desa untuk terlibat aktif dalam pengelolaan BUMDes. Menurutnya, sentuhan inovasi dari generasi muda sangat dibutuhkan agar usaha desa dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....