Koperasi Merah Putih Umbul Tengah Garap Potensi Pertanian

  • 15 Jan 2026 09:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Koperasi Merah Putih (KMP) Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, diarahkan untuk menggerakkan potensi wilayah berbasis pertanian daerahnya. Komoditas kacang disiapkan sebagai produk unggulan. Hal ini seiring mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani, disertai rencana penyediaan pupuk, sembako, gas, serta penguatan agrowisata sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal.

Lurah Umbul Tengah, Arief Fudin mengatakan, pengembangan KMP disesuaikan dengan karakter dan potensi wilayah. Selain sektor pertanian, koperasi juga akan disinergikan dengan rencana pengembangan agrowisata yang tengah dirintis masyarakat, seperti budidaya melon dan komoditas hortikultura lainnya.

Baca juga: Koperasi Merah Putih Unyur Siapkan Gerai Sembako

“Koperasi ini kita arahkan untuk menampung potensi wilayah. Salah satunya kacang, karena sebagian besar warga adalah petani kacang. Ke depan juga akan kita sesuaikan dengan agrowisata yang ada di lingkungan kami,” ujar Arief, Kamis, 15 Januari 2026.

Untuk mendukung operasional koperasi, saat ini pemerintah kelurahan tengah membangun gedung KMP yang berlokasi di Kampung Majalawang, memanfaatkan lahan eks kantor desa.

Bangunan yang dikerjakan memiliki luas sekitar 22 x 30 meter dari total lahan kurang lebih 3.000 meter persegi, dengan sisa lahan direncanakan untuk penghijauan.

Baca juga: Swadaya Anggota, Omzet Koperasi Kelurahan Trondol Tumbuh

Arief menjelaskan, pembiayaan pembangunan KMP sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat. Pemerintah kelurahan berperan dalam pengawasan dan pendampingan pelaksanaan pembangunan. Selama gedung belum selesai, kegiatan koperasi sementara dijalankan di kantor kelurahan.

“Secara administrasi sudah lengkap. Untuk keanggotaan saat ini kurang lebih 70 orang. Iuran wajib dan iuran bulanan masing-masing Rp10.000,” katanya.

Pemerintah Kelurahan Umbul Tengah berharap KMP yang dibangun di Kampung Majalawang dapat segera beroperasi dan menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Baca juga: Kopdes Merah Putih di Pandeglang Harus Berbasis Digital

Sementara Babinsa Kelurahan Umbul Tengah, Gaspar M menyampaikan, progres pembangunan saat ini masih pada tahap fondasi dan telah mencapai sekitar 95 persen. Pembangunan dimulai sejak pertengahan November dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan.

“Dalam waktu dekat akan mulai pengecoran tiang. Hambatan di lapangan sejauh ini hanya cuaca, terutama hujan,” ucap Gaspar.

Gaspar memastikan, pembangunan KMP tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar, termasuk sekolah yang berada di dekat lokasi. Hingga kini, tidak ada keberatan dari warga maupun pihak sekolah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....