Koperasi Merah Putih Unyur Siapkan Gerai Sembako
- 06 Jan 2026 12:28 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Unyur, Kota Serang, tengah menyiapkan pembangunan gerai sembako dan fasilitas logistik modern untuk anggota dan masyarakat sekitar. Lahan seluas 600 meter persegi diperuntukkan sebagai lokasi ruko yang akan dikelola oleh koperasi setempat.
Ketua Koperasi Merah Putih Unyur, Agung Pribadi menjelaskan, pembangunan gedung gerai dilakukan oleh pihak ketiga, PT Angkasa, sementara koperasi tidak mengeluarkan dana untuk konstruksi. Ia menambahkan, gerai yang akan dibangun terdiri dari kios sembako, fasilitas pembayaran, dan pergudangan logistik. “Semua pelaksanaan pembangunan diserahkan kepada PT Angkasa. Koperasi hanya menerima kunci dan mengelola setelah pembangunan selesai,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Saat ini, koperasi telah berjalan dengan jumlah anggota mencapai 250 orang. Aktivitas utama koperasi adalah bidang sembako, dengan kantor sementara berada di Kelurahan Unyur. Ketua Koperasi Unyur menegaskan, modal awal berasal dari simpanan anggota, berupa simpanan pokok Rp10.000 dan simpanan wajib Rp5.000 per bulan. “Permodalan koperasi memang bisa diperoleh dari pemerintah pusat atau pinjaman Himbara, tetapi fokus saat ini tetap modal anggota agar operasional berjalan,” katanya.
Ia juga menambahkan, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi sebagian disetorkan ke pemerintah daerah sebesar 20 persen. Hingga saat ini, dana yang terkumpul dari anggota masih di bawah Rp5 juta. Rencana pengelolaan ruko setelah pembangunan selesai akan menggunakan sistem sewa dan penempatan produk oleh anggota koperasi.
Ia menambahkan, koperasi telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, termasuk ID Food melalui PT Rajawali Nusantara, Pos Indonesia, dan Bulog, untuk mendukung distribusi sembako dan logistik. Target pembangunan dan operasional ruko ditetapkan dalam waktu tiga bulan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Serang, Wahyu Nur Jamil, menyampaikan perkembangan pembangunan ruko koperasi di wilayah Kota Serang. Menurut Wahyu, hingga saat ini sudah ada delapan unit ruko yang dibangun, dari total 15 aset yang telah tervalidasi. “Delapan ruko sudah dibangun, sesuai instruksi Presiden dan ditangani PT Agria. Semua kelurahan yang belum memiliki aset sedang kami identifikasi dan akan segera dibangun,” ujarnya.
Wahyu menjelaskan, pembangunan ruko mencakup fasilitas gedung beserta isinya, dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....