Polres Pandeglang Siapkan Lima Pospan dan Posyan Mudik Lebaran 2026
- 09 Mar 2026 14:08 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang menyiagakan lima titik pos pengamanan dan pelayanan terpadu untuk mengawal kelancaran arus mudik serta wisata selama Operasi Ketupat 2026. Pemetaan lokasi pos ini difokuskan pada area rawan kriminalitas, pusat kemacetan, dan pusat mobilitas masyarakat seperti terminal serta pasar. Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman bagi warga yang akan pulang kampung maupun wisatawan yang diprediksi memadati wilayah Pandeglang pasca-Lebaran.
Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik, merinci sebaran pos tersebut terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pospam) di Cigadung, Mengger, dan Tarogong, satu Pos Pelayanan (Posyan) di Pasar Pandeglang, serta satu Pos Terpadu di Karangsari, Carita. Ia menyebut sebanyak 380 personel kepolisian dikerahkan untuk memperkuat pengamanan ini, serta didukung oleh 150 personel dari instansi samping. Menurutnya nantinya setiap pos akan diisi oleh 30 personel yang bertugas secara bergantian selama masa operasi berlangsung.
"Kami siapkan Pos Pengamanan di Cigadung, Mengger, dan Tarogong untuk antisipasi kemacetan lalu lintas. Sementara di Pasar Pandeglang, kami tempatkan Pos Pelayanan yang menyediakan bengkel gratis, pijat gratis, hingga layanan kesehatan untuk masyarakat yang menempuh perjalanan jauh," ujarnya, Senin 9 Maret 2026.
Khusus untuk Pos Pelayanan di Pasar Pandeglang, ia menyebut polisi akan menyediakan berbagai fasilitas gratis bagi para pemudik untuk melepas lelah. Fasilitas tersebut mencakup layanan kesehatan, bengkel gratis bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis, hingga layanan pijat gratis untuk pemudik. Penempatan pos di area pasar ini menurut Abdul bertujuan untuk menertibkan pedagang serta mengantisipasi tindak pidana seperti pencopetan di tengah keramaian aktivitas masyarakat.
Abdul mengatakan Operasi Ketupat ini dijadwalkan mulai berjalan pada 13 Maret 2026, dengan prediksi peningkatan arus mudik terjadi pada tiga hingga empat hari menjelang Idulfitri. Meski Pandeglang bukan merupakan tujuan utama mudik seperti wilayah Jawa atau Sumatera, kepolisian tetap mewaspadai pintu keluar tol Rangkasbitung yang menjadi akses utama menuju Pandeglang. Selain pengamanan arus lalulintas, menurutnya fokus pengamanan akan bergeser ke jalur wisata pantai pada dua hari setelah Lebaran guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Polres Pandeglang pun telah menyiapkan rekayasa lalu lintas bila terjadi kepadatan signifikan seperti sistem satu arah (one way) jarak jauh maupun dekat, penutupan arus, hingga pengalihan jalur. Kehadiran petugas di lapangan diharapkannya mampu mengurai simpul kepadatan di Simpang Mandalawangi dan Labuan yang selama ini dikenal sebagai titik jenuh arus kendaraan.
"Prediksi peningkatan arus mudik terjadi hamin empat atau hamin tiga, namun wilayah Pandeglang tidak terlalu signifikan karena bukan tujuan utama. Kami justru mengantisipasi dua hari setelah hari raya, yakni pengamanan terhadap arus wisata di pantai dan tempat wisata lainnya dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti one way," katanya.