Komisi IV DPRD Kalsel Pelajari Program Pengentasan Kemiskinan
- 09 Mar 2026 19:26 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Senin 9 Maret 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memperdalam program kesejahteraan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi.
Program Keluarga Harapan merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga kurang mampu. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Selain itu, Bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat rentan. Melalui program ini, masyarakat didorong memiliki usaha produktif melalui pelatihan keterampilan, bantuan usaha, hingga pendampingan pengembangan ekonomi.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan kunjungan tersebut memberikan banyak masukan terkait pengelolaan program bantuan sosial. “Alhamdulillah pada pertemuan kali ini kita mendapatkan banyak informasi serta masukan yang sangat bermanfaat untuk penguatan program kesejahteraan masyarakat di Kalsel,” ujarnya.
Ia menambahkan berbagai pengalaman dari Jawa Timur dapat menjadi referensi dalam upaya menekan angka kemiskinan di Kalimantan Selatan. Selain itu, pihaknya juga mendorong hadirnya inovasi program kesejahteraan melalui dukungan pemerintah daerah maupun tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Dra. Restu Novi Widiana menyambut baik kunjungan tersebut sebagai ajang berbagi pengalaman antar daerah. Menurutnya kegiatan ini menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap, hasil diskusi dalam kesempatan itu, dapat dijadikan referensi untuk diimplementasikan di Kalimantan Selatan. “Melalui pertemuan seperti ini kita dapat saling bertukar informasi mengenai berbagai program kesejahteraan sosial sehingga bisa menjadi referensi dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” ucapnya.