Makna Tema Peringatan Hari Ibu 2025
- 21 Des 2025 21:13 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember di Indonesia sebagai momen nasional yang sarat nilai sejarah dan makna. Peringatan ini menjadi pengingat akan peran strategis perempuan dalam perjuangan, pembangunan, dan kehidupan berbangsa.
Berdasarkan Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, tema yang diusung adalah “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menekankan penguatan peran perempuan sebagai subjek pembangunan nasional.
Makna perempuan berdaya merujuk pada perempuan yang memiliki kapasitas, keterampilan, serta kebebasan dalam menentukan pilihan hidup dan mengambil keputusan. Perempuan berdaya berperan aktif dalam kehidupan sosial, berani melawan ketidakadilan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
Sementara itu, perempuan berkarya dimaknai sebagai perempuan yang mampu mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasi untuk menghasilkan karya bernilai dan berkelanjutan. Melalui karya tersebut, perempuan menjadi penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan budaya di lingkungannya.
Adapun Indonesia Emas 2045 merupakan visi besar menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, maju, adil, dan sejahtera. Dalam mewujudkan visi tersebut, peran perempuan yang berdaya dan produktif menjadi fondasi penting pembangunan di berbagai sektor.
Peringatan Hari Ibu juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan gender. Dukungan terhadap pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Melalui Hari Ibu 2025, diharapkan tumbuh komitmen bersama untuk menciptakan ruang yang aman, setara, dan inklusif bagi perempuan. Peringatan ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari peran dan kontribusi perempuan Indonesia.