Sate Taichan Jago Ramaikan Halaman RRI Banjarmasin
- 11 Mar 2026 07:05 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Asap tipis mengepul dari panggangan kecil di sudut halaman Auditorium Radio Republik Indonesia Banjarmasin pada Selasa malam ,10 Maret 2026. Aroma khas sate taichan yang gurih perlahan menyebar, menggoda siapa saja yang melintas. Dengan cekatan, Riyat, pemuda bertubuh kurus itu menata bilah-bilah sate di atas bara, sesekali membolak-baliknya sambil mengipas arang agar matang merata.
Ketelatenan Riyat terlihat dari setiap tusuk sate yang dipanggangnya. Satu per satu pesanan pelanggan ia siapkan dengan penuh perhatian. Di sela-sela kesibukannya, ia tetap ramah melayani pembeli yang datang, sebagian besar penasaran dengan aroma sate taichan yang khas.
Ide membuka usaha kuliner ini berawal dari kegiatan sederhana di rumah. Riyat mengaku awalnya hanya mencoba membuat sate taichan untuk mengisi waktu luang di akhir pekan bersama istrinya. Tanpa disangka, makanan tersebut justru mendapat respons positif dari teman dan kerabat.
“Awalnya hanya coba-coba saja di rumah setiap akhir pekan. Saya dan istri memasak sate taichan untuk dijual online. Ternyata banyak yang suka, dari situ muncul keberanian untuk mencoba berjualan secara serius,” ujar Riyat.

Keberanian itu akhirnya membawanya membuka lapak kecil di halaman Auditorium Radio Republik Indonesia Banjarmasin. Tak hanya sate taichan, Riyat juga menghadirkan konsep angkringan dengan berbagai pilihan bakaran seperti sosis, bakso bakar, otak-otak hingga aneka camilan yang digemari pengunjung.
Dalam sehari, Riyat mampu menyediakan hingga sekitar 350 tusuk sate taichan untuk para pelanggan. Ia pun mengaku bersyukur mendapat kesempatan berjualan di lokasi tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada RRI yang sudah memberikan ruang bagi pelaku UMKM seperti kami untuk berjualan. Tempat ini sangat membantu usaha kecil seperti saya untuk berkembang,” ucapnya.
Kini usaha kecil yang dijalankan bersama sang istri itu semakin mantap berkembang. Dukungan keluarga turut menjadi kekuatan bagi Riyat untuk lebih fokus menekuni bisnis kuliner tersebut, yang awalnya hanya sekadar mengisi waktu luang.
Riyat berharap usaha yang dirintisnya dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi keluarganya. “Harapan saya ke depan usaha ini bisa semakin maju, bisa membuka lapangan kerja kecil-kecilan, dan semoga semakin banyak orang yang menikmati sate taichan kami,” katanya penuh optimisme.
Dari bara arang sederhana di sudut halaman itu, lahir kisah perjuangan yang menunjukkan bahwa peluang bisa muncul dari hobi sederhana yang dijalani dengan tekun.