Dinkes Banjarmasin Uji Keamanan Takjil Ramadan
- 27 Feb 2026 14:41 WIB
- Banjarmasin
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Tim Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin turun langsung mengambil sampel makanan dan minuman yang dijual pedagang di Pasar Wadai Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jajanan yang diburu warga aman dikonsumsi selama bulan suci.
Sebanyak 10 sampel pangan diuji, meliputi kue basah, mi habang, gulali, bakso goreng, manisan buah, serta berbagai minuman es berwarna mencolok. Sampel tersebut diperiksa dari kemungkinan kandungan zat berbahaya seperti boraks, pewarna tekstil, maupun pemanis buatan yang tidak sesuai ketentuan, dan hasilnya dinyatakan negatif.
Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Umi Kalsum, menyampaikan Ramadan kerap dimanfaatkan pedagang untuk meningkatkan produksi secara besar-besaran. Dalam kondisi tersebut, potensi penyalahgunaan bahan tambahan pangan menjadi celah yang harus diantisipasi melalui pengawasan rutin.
Festival Pasar Wadai Ramadan menjadi magnet tahunan warga untuk berburu takjil dan kuliner khas. Namun, di balik kemeriahan itu, aspek keamanan pangan tetap menjadi perhatian serius, termasuk pengawasan minuman es berwarna cerah yang berpotensi mengandung pewarna nonpangan jika tidak diawasi.
Salah seorang pedagang, Riri, mengaku telah berjualan secara turun-temurun sejak 1981 dengan menjaga kualitas dagangannya. Masyarakat pun diimbau lebih cermat memilih jajanan dengan memperhatikan warna, tekstur, dan rasa sebelum membeli.