Gubernur Khofifah Silaturahmi dengan Warga Malut Kelahiran Jatim

  • 12 Mar 2025 07:43 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Ternate: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar forum silaturahmi dengan masyarakat kelahiran Jawa Timur di Provinsi Maluku Utara. Acara ini berlangsung di Royal Resto Function Hall, Kota Ternate, pada Selasa (11/3/2025), dalam rangka gathering penguatan pasar antar daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah mengapresiasi masyarakat kelahiran Jawa Timur yang telah membangun hubungan sosial dan ekonomi yang harmonis dengan masyarakat Maluku Utara. Ia berharap melalui forum silaturahmi ini, persaudaraan semakin erat dan peluang usaha antarprovinsi semakin luas.

"Keterlibatan aktif panjenengan semua tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam memperluas peluang usaha dan perdagangan antara kedua daerah," ujarnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah mengajak para pelaku usaha dari Jawa Timur dan Maluku Utara untuk berkolaborasi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat dilakukan di berbagai sektor dalam kemasan Misi Dagang.

"Kami ingin mendorong peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha Jawa Timur dan Maluku Utara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, perikanan, dan industri kreatif," tutur Khofifah.

Dalam Misi Dagang ini, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya turut membawa trader dan buyer. Dari hasil pra-meeting sebelumnya, banyak buyer yang tertarik melakukan transaksi di komoditas ikan dan rempah-rempah.

"Sepertinya cukup tinggi, besok kita lihat ya," ucapnya.

Tak hanya trader dan buyer dari kedua provinsi, Khofifah juga menyoroti nilai tambah dari produk daerah. Ia menjelaskan bahwa banyak proses pengolahan dilakukan di Jawa Timur, tetapi jika prosesnya bisa dilakukan di Maluku Utara, maka nilai tambahnya akan sangat baik bagi masyarakat setempat.

"Bulan April nanti, Bu Sherly ke Jatim dan itu sangat baik untuk membawa pelaku UMKM dari Malut agar saling membangun komunikasi dan meningkatkan kualitas produk," katanya.

Agar kolaborasi dan sinergi penguatan pasar antar daerah berhasil, Khofifah menegaskan pentingnya kemitraan yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, semua pihak harus berjalan seiring dalam meningkatkan perekonomian serta mempererat silaturahmi antara masyarakat Jawa Timur di Maluku Utara.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan kerja sama, baik dalam peningkatan kapasitas SDM, akses pasar, maupun pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk unggulan masing-masing daerah," jelasnya.

Khofifah juga berharap adanya dialog dua arah untuk mengetahui potensi masyarakat Maluku Utara yang berasal dari Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, katanya, mendukung penuh pengembangan potensi di berbagai sektor, seperti perdagangan, pertanian, pendidikan, dan kebudayaan.

"Kami terus berupaya untuk mengembangkan jaringan pasar, memperkuat kerja sama antar daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tuturnya.

"Mari merajut kerukunan untuk memunculkan understanding, trust, dan respect demi persatuan dan persaudaraan kita semua," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang mengadakan Misi Dagang perdana di Maluku Utara. Menurutnya, gelaran ini akan sangat membantu perekonomian kedua provinsi.

"Maluku Utara bisa belajar banyak dari Jatim sehingga bisa diimplementasikan kepada masyarakat agar lebih sejahtera," ungkapnya.

Ketua Kerukunan Keluarga Paguyuban Jawa Timur (KKPJ), Anwar Warsono, yang sehari-hari bekerja sebagai pemasok es krim Walls, menyampaikan usulan kepada Gubernur Khofifah agar membuka pintu kerja sama antara KKPJ dan Pemprov Jatim.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan serta memasarkan produk-produk Jawa Timur di Maluku Utara guna membentuk perekonomian yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Timur di Kota Ternate.

"Produk bisa dipasarkan berupa sembako, ayam, telur, minyak goreng. Karena itu potensinya bagus ke Ternate dan Halmahera," ungkapnya.

Sebagai informasi, pertemuan Khofifah dengan masyarakat Jawa Timur di Maluku Utara ini merupakan bagian dari rangkaian Misi Dagang dan Investasi antar dua provinsi yang akan digelar pada Rabu (12/3) di Sahid Bela Hotel.

Turut hadir dalam acara ini Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Forkopimda Maluku Utara, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur, serta para asosiasi pedagang dan direktur BUMD.

Acara ini juga ditandai dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua KKPJ Warsono kepada Gubernur Khofifah, serta pemberian plakat. Selain itu, Gubernur Khofifah menyerahkan tali asih sebesar Rp50 juta kepada Ketua KKPJ Warsono.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....