Perkuat Peran Bidang Kesehatan Mata, Paramitra Gelar Diskusi Publik

  • 15 Jun 2025 20:29 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Lembaga Paramitra Indonesia memperkuat kiprahnya dalam bidang kesehatan utamanya kesehatan mata. Melalui Program I-SEE (Inclusive System for Eye Health), Paramitra telah tahun kedua bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Ngawi.

Terbaru, pada Senin (4/6/2025) Paramitra membuka diskusi publik yang bertujuan menjaring masukan dari berbagai kalangan masyarakat.

“Kami ingin menggalang input baik dari stakeholder pemerintah, masyarakat, maupun ormas dan CSR. Program kami sudah tahun ke-2, kalau tidak menjadi mainstream maka kesehatan mata bisa jadi terabaikan. Kami ingin masuk ke celah yang belum disentuh secara maksimal oleh pemerintah, salah satunya tentang kesehatan mata ini. ,” ujar Asiah Sugianti, Manajer Paramitra Foundation.

Diskusi ini sekaligus menjadi ajang klarifikasi terhadap sejumlah kesalahpahaman di lapangan, terutama terkait kegiatan pemeriksaan mata dan distribusi kacamata bagi siswa sekolah. Asiah menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah mendukung siswa-siswa kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan.

“Program refraksi mata di sekolah itu bertujuan untuk membantu siswa miskin yang tidak bisa mendapatkan kacamata apabila ditemukan permasalahan kesehatan mata. Kalau masih ada misspersepsi, kami dikira jualan kacamata,” imbuhnya.

Masalah kesehatan mata di Kabupaten Ngawi sendiri terbilang serius. Berdasarkan data terbaru, angka kebutaan di wilayah ini mencapai 4,4%, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka 3%. Kondisi ini memperkuat urgensi pelaksanaan program inklusif yang menyasar kelompok rentan dan masyarakat marjinal, terutama di kawasan pedesaan. Paramitra berharap melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif, gerakan ini bisa menjadi bagian dari sistem layanan kesehatan yang berkelanjutan di tingkat lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....