Monumen Megou Pak, Ikon Budaya yang Menjaga Jejak Sejarah Tulang Bawang Barat
- 27 Jul 2026 13:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung - Di tengah pesatnya pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), berdiri sebuah monumen megah yang menjadi simbol identitas masyarakat setempat, yakni Monumen Megou Pak atau yang dikenal sebagai Monumen Empat Marga. Bangunan monumental ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga menjadi pengingat sejarah dan persatuan masyarakat adat Lampung Pepadun.
Monumen yang berada di kawasan Jalan Letter S, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, memiliki relief empat wajah yang melambangkan empat marga besar atau Megou Pak, yakni Buay Bulan, Buay Tegamoan, Buay Suwai Umpu, dan Buay Aji. Keempat marga tersebut merupakan cikal bakal masyarakat adat Tulang Bawang yang telah hidup dan berkembang sejak masa lampau.
Dengan tinggi sekitar 15 meter dan panjang mencapai 40 meter, Monumen Megou Pak menjadi salah satu ikon paling mencolok di Tubaba. Desainnya yang artistik membuat banyak wisatawan menyebutnya sebagai "Mount Rushmore versi Lampung", karena menampilkan pahatan wajah berukuran besar pada sebuah dinding batu.
Dilansir melalui website Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, monumen ini dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat sekaligus untuk memperkuat rasa persatuan masyarakat Tulang Bawang Barat. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus tetap berpijak pada sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan para leluhur. Selain memiliki nilai historis, Monumen Megou Pak juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Tulang Bawang Barat.
Lokasinya yang strategis di jalur penghubung Panaragan–Menggala memudahkan wisatawan untuk singgah. Area di sekitar monumen telah dilengkapi dengan taman, lahan parkir yang luas, serta ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai maupun berfoto. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir tanpa tiket masuk sehingga destinasi ini dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Keindahan monumen semakin terasa saat pagi atau menjelang matahari terbenam. Cahaya matahari yang menyinari relief empat tokoh adat menciptakan panorama yang memukau dan menjadi daya tarik bagi para pecinta fotografi. Tak heran jika Monumen Megou Pak kerap menjadi salah satu objek yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Tulang Bawang Barat.
Lebih dari sekadar tempat berfoto, Monumen Megou Pak merupakan media edukasi yang mengenalkan generasi muda pada sejarah masyarakat Lampung Pepadun. Melalui simbol empat marga tersebut, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, dan melestarikan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Lampung, Monumen Megou Pak menjadi destinasi yang menawarkan perpaduan antara keindahan arsitektur, nilai historis, dan filosofi kehidupan masyarakat adat Tulang Bawang Barat. Monumen ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....