Tren Slow Travel: Cara Anak Muda Menikmati Liburan Bermakna

  • 26 Jul 2026 14:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Pergeseran minat dalam berwisata kini makin terlihat di kalangan generasi muda melalui maraknya tren slow travel. Berbeda dengan gaya liburan cepat yang berpindah-pindah banyak lokasi dalam waktu singkat demi mengejar foto aesthetic, gaya liburan ini lebih menekankan pada interaksi mendalam dan pengalaman autentik bersama masyarakat lokal.

Para pelaku slow travel cenderung memilih untuk tinggal lebih lama di satu destinasi spesifik guna merasakan keseharian warga setempat, mempelajari kebudayaan lokal, serta menikmati ragam kuliner tradisional secara santai. Pendekatan ini memberikan pengalaman perjalanan yang jauh lebih berkesan, bermakna, dan memberikan pemulihan emosional yang sejati.

Selain memberikan ketenangan pikiran bagi para wisatawan, gaya liburan ini juga dinilai memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian masyarakat lokal secara langsung. Wisatawan dapat menyalurkan pengeluaran mereka secara merata kepada para pelaku UMKM, pemandu wisata lokal, dan penyedia penginapan keluarga di kawasan destinasi.

Pengamat pariwisata menilai bahwa tren slow travel sangat sejalan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Pendekatan yang berorientasi pada kualitas ini terbukti mampu menjaga kelestarian lingkungan alam serta keutuhan budaya lokal dari dampak buruk overtourism.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....