Gubernur Lampung Dorong Sinergi Kopi dan Pariwisata Daerah

  • 28 Okt 2025 11:28 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memperkuat langkah pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal melalui penyelenggaraan Lampung Fest 2025 dengan tema “Coffee and Tourism”.

Acara ini ditandai dengan kegiatan Ramah Tamah Lampung Coffee Pavilion yang digelar di El’s Coffee Roastery, Bandar Lampung, Senin (27/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat menegaskan bahwa kopi bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan juga bagian dari identitas budaya serta kekuatan ekonomi daerah.

“Ekspor komoditas kopi Indonesia pada tahun 2024 meningkat hingga 76,33 persen dibanding tahun sebelumnya. Lebih dari 51 persen ekspor tersebut berasal dari Lampung, dengan nilai mencapai 840 juta dolar AS. Ini membuktikan Lampung berperan vital dalam industri kopi nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, potensi kopi tidak hanya terletak pada ekspor, tetapi juga pada pengembangan pasar domestik. Berdasarkan data, 79 persen masyarakat Indonesia adalah peminum kopi, dan 71 persen di antaranya memilih kopi siap saji.

“Kita harus berinovasi dalam menciptakan pengalaman menikmati kopi yang lebih menarik, memperkenalkan cita rasa khas Lampung, serta memperkuat ekosistem industri dari hulu hingga hilir,” ujar Gubernur.

Gubernur Rahmat menilai tema “Coffee and Tourism” bukan sekadar slogan, melainkan strategi konkret menggabungkan dua kekuatan besar Lampung: budaya kopi dan potensi wisata alam.

Ia mencontohkan, kebun kopi bisa dikembangkan menjadi destinasi agrowisata yang edukatif dan berkelanjutan, sekaligus membuka lapangan kerja baru di pedesaan.

“Melalui Lampung Fest, kita ingin memperkenalkan Pavilion Kopi Lampung sebagai ruang kolaborasi bagi petani, pelaku usaha, barista, dan masyarakat pecinta kopi,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....