Pelaku UMKM Harapkan Dukungan Pengembangan Usaha Digital
- 23 Jan 2026 10:49 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha berbasis digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Konsistensi pengelolaan konten dan keterbatasan pemahaman pemasaran digital menjadi kendala yang kerap dirasakan pelaku usaha.
Pelaku UMKM di Bandar Lampung, Wahyu Natra, menilai pemasaran digital membutuhkan ide konten yang berkelanjutan serta karakter usaha yang kuat. Identitas konten dinilai penting agar konsumen dapat mengenali produk dengan mudah di tengah persaingan digital.
“Kalau online itu tantangannya di ide konten, harus punya karakter yang kuat supaya orang langsung tahu ini usaha saya. Karena kan konten yang konsisten bisa mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap produk,” ujar Wahyu kepada RRI, Jumat, 23 Januari 2026.
Pemanfaatan platform digital diakui memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha. Jangkauan pasar menjadi lebih luas dan omzet usaha mengalami peningkatan setelah aktif memanfaatkan media sosial.
Sejumlah pelanggan baru diketahui berasal dari media sosial yang menampilkan konten promosi produk secara rutin. Kondisi tersebut menunjukkan potensi besar digitalisasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Wahyu menilai masih banyak pelaku UMKM yang belum tersentuh program pendampingan dan edukasi digital. Akses terhadap pelatihan dan informasi dinilai belum merata, terutama bagi pelaku usaha skala kecil.
Ia berharap adanya kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan pelaku usaha dalam memperkuat pengembangan UMKM. Dukungan yang berkelanjutan diharapkan mampu membantu UMKM bertahan dan berkembang di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....