Mancini dan Ranieri Resmi Pimpin Timnas Italia
- 30 Jul 2026 12:42 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- FIGC secara resmi mengumumkan Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Timnas Italia, mengakhiri periode gejolak selama lebih dari dua pekan.
- Claudio Ranieri ditunjuk sebagai direktur teknik untuk membantu struktur manajemen tim nasional Italia.
- Paolo Maldini dan Leonardo mengundurkan diri setelah gagal menghadirkan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola serta terhalang peluang Andrea Pirlo.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi memperkenalkan Roberto Mancini sebagai pelatih kepala dan Claudio Ranieri sebagai direktur teknik Timnas Italia, Selasa waktu setempat. Pengumuman ini mengakhiri periode gejolak selama lebih dari dua pekan dalam tubuh Azzurri.
Presiden FIGC Giovanni Malagò mengungkapkan bahwa proses penunjukan ini berlangsung cepat dan penuh kejutan. Sebelumnya, Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo sempat diberikan kendali atas tim nasional, namun mengundurkan diri setelah gagal mendatangkan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, serta tertutupnya peluang Andrea Pirlo akibat keterlibatan iklan judi asal Rusia.
"Setelah konferensi pers kemarin, Gigio Donnarumma mengirimi saya pesan yang berbunyi: 'Presiden, terima kasih, inilah yang kami dan seluruh skuad inginkan,'" ujar Malagò dalam konferensi pers tersebut.
Ini merupakan periode kedua Mancini bersama Azzurri. Pada masa jabatan pertamanya, ia membawa Italia meraih gelar Euro 2020 — trofi pertama dalam 60 tahun — dengan rekor tak terkalahkan selama empat tahun.
"Kami memenangkan Euro, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 60 tahun. Itu momen yang luar biasa. Kami tak pernah kalah di fase grup, tapi sial di dua penalti," kenang Mancini.
Untuk tugas perdananya, Mancini akan langsung menghadapi ujian berat di UEFA Nations League, yakni melawan Belgia pada 25 September, dilanjutkan kunjungan ke Turki pada 28 September.
"Nations League penting. Kami akan langsung bisa mengukur level kami. Ini grup yang sulit, tapi tidak hanya bagi kami," ujar Mancini.
Sementara itu, Ranieri yang sebelumnya menjabat sebagai penasihat di AS Roma menegaskan perannya yang bersifat suportif terhadap Mancini.
"Jika Roberto membutuhkan saran saya, saya akan memberikannya. Jika tidak, saya akan tetap di tempatku dan saya punya cukup banyak hal untuk ditangani," kata Ranieri.
Keduanya juga menyoroti pentingnya pengembangan pemain muda Italia dan mendorong lebih banyak ruang bermain bagi talenta lokal di klub-klub Serie A maupun di luar negeri.
"Jika pemain Italia yang kuat bermain di Liga Premier dan tampil baik, itu hal yang positif — itu meningkatkan level mereka," kata Mancini.
Malagò menutup konferensi pers dengan optimisme, menegaskan bahwa seluruh ekosistem sepak bola Italia — mulai dari akademi hingga klub-klub Serie A — harus bersinergi demi kejayaan Azzurri di pentas dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....