Pirlo Buka Suara, Gagal Jadi Pelatih Italia
- 27 Jul 2026 15:38 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- Andrea Pirlo, legenda sepak bola Italia pemenang Piala Dunia 2006, kehilangan peluang melatih timnas Italia akibat keterlibatannya sebagai duta merek perusahaan judi Rusia Fonbet.
- Pirlo merilis pernyataan resmi melalui Instagram pada Sabtu (26/7/2026) setelah skandal endorsement tersebut mengakibatkan pembatalan keputusan timnas Italia untuk menunjuknya sebagai pelatih.
- Keterlibatan Pirlo dengan Fonbet melanggar regulasi Italia yang melarang iklan judi secara hukum, ditambah dengan kehadirannya di acara Fonbet di Moskow pada Mei 2026.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Legenda sepak bola Italia itu merilis pernyataan resmi melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (26/7/2026), setelah peluangnya melatih Gli Azzurri kandas akibat skandal keterlibatannya sebagai duta merek global perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
Pirlo, pemenang Piala Dunia 2006, sempat menjadi kandidat utama kursi pelatih Italia setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola sama-sama menolak tawaran tersebut. Namun, situasi berbalik drastis ketika terungkap bahwa ia menjadi brand ambassador Fonbet — perusahaan taruhan Rusia yang kontroversial — sekaligus pernah menghadiri acara di Moskow pada Mei 2026. Di Italia sendiri, iklan judi dilarang secara hukum, sehingga keterlibatan Pirlo langsung memicu kecaman luas.
Dalam pernyataannya, Pirlo menegaskan bahwa kerja sama komersial itu lahir dari pengalamannya berkarier di Uni Emirat Arab dan murni bersifat olahraga serta bisnis, bukan bermotif politik.
"Memaknai kolaborasi ini secara politis berarti menisbatkan keyakinan yang tidak pernah saya ungkapkan dan tidak saya miliki," tulisnya.
Pirlo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Paolo Maldini dan Leonardo atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
"Saya tahu kompetensi, keseriusan, dan kecintaan mereka yang selalu mereka curahkan untuk sepak bola Italia,"imbuhnya.
Ia menutup pernyataan dengan kalimat yang menyentuh: "Cinta untuk Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah dan identitas saya, dan akan selalu menemani saya."
Meski pernyataan itu bukan penarikan diri secara resmi, peluang Pirlo untuk memimpin timnas Italia kini dinilai hampir mustahil. Yang lebih mengkhawatirkan, kegagalan ini berpotensi membuat direktur teknis Maldini mundur dari jabatannya jika ia tidak bisa mendatangkan pelatih pilihannya — sebuah krisis yang bisa mengguncang fondasi sepak bola Italia lebih dalam dari sekadar soal kursi pelatih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....