Debut Bencana Rugani, Fiorentina Dihajar Udinese
- 03 Mar 2026 08:32 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Mimpi buruk menghantui Fiorentina saat bertandang ke markas Udinese di Stadion Friuli, Senin (2/3/2026) malam WIB. La Viola harus menelan kekalahan telak 3-0 dan membuat debut bek anyar mereka, Daniele Rugani, menjadi sebuah petaka.
Kekalahan ini merupakan antiklimaks setelah Fiorentina tampil apik dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, tanda-tanda penurunan performa sebenarnya sudah terlihat saat mereka nyaris tersingkir di Liga Konferensi Eropa meski sempat unggul tiga gol leg pertama . Di laga ini, pelatih Paolo Vanoli harus kehilangan sejumlah pilar, sehingga Rugani pun harus menjalani laga perdananya.
Pertandingan baru berjalan 10 menit ketika lini belakang Fiorentina sudah kebobolan. Berawal dari sepak pojok Nicolo Zaniolo, Christian Kabasele melepaskan sundulan bebas yang merobek gawang David De Gea. Gol ini terjadi setelah Daniele Rugani terpeleset, sehingga gagal mengawal pergerakan Kabasele .
Udinese tampil dominan dan terus menekan. Beberapa peluang didapatkan melalui Keinan Davis yang baru kembali dari cedera, namun sepakannya masih mampu dimentahkan oleh De Gea. Fiorentina yang mencoba membalas melalui Rolando Mandragora dan Albert Gudmundsson juga belum menemukan sasaran.
Di babak kedua, petaka bagi Rugani kembali terulang. Ia dinilai menjatuhkan Davis di kotak terlarang saat mencoba menyambut umpan terukur Jordan Zemura. Wasit pun menunjuk titik putih, dan Davis yang menjadi eksekutor sukses menggandakan keunggulan Udinese pada menit ke-64 .
Rugani seolah menjadi aktor utama di balik kekalahan timnya. Ia melengkapi debut yang benar-benar buruk dengan kembali melakukan kesalahan di masa injury time. Rugani gagal membendung pergerakan Adam Buksa yang menerima bola dari Lennon Miller. Dengan mudah, Buksa melewati tantangan Rugani dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok jauh gawang De Gea, mengubah skor menjadi 3-0 .
Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Fiorentina di Serie A sejak akhir Januari lalu . Dengan hasil ini, posisi Fiorentina tertahan di angka 24 poin, hanya berjarak sembilan poin dari zona merah atau degradasi . Pelatih Paolo Vanoli pun menyoroti mentalitas timnya yang dinilai sebagai kelanjutan dari performa buruk di kompetisi Eropa. Ia menegaskan bahwa membangun sesuatu memang lama, tapi bisa hancur hanya dalam sekejap .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....