PSSI Lampung Hukum Pemain Angonsaka Tiga Tahun
- 15 Feb 2026 20:23 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Lampung melalui Panitia Disiplin Liga 4 Piala Gubernur Lampung menjatuhkan sanksi tegas kepada pemain Farmers Angonsaka FC, Fandi Ega Pratama, berupa larangan mengikuti seluruh agenda kompetisi resmi PSSI selama tiga tahun.
Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan penelaahan laporan pertandingan final Liga 4 antara Farmers Angonsaka FC melawan TS Saiburai Lampung FC yang berlangsung Jumat 13 Februari 2026, di Stadion Pahoman.
Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Farmers Angonsaka FC, terjadi insiden pada menit ke-47. Berdasarkan laporan perangkat pertandingan dan hasil peninjauan ulang video, Fandi Ega Pratama dinilai melakukan tindakan pemukulan terhadap pemain TS Saiburai, Afrizal.
Wasit I Komang Agus Sapayana saat itu langsung memberikan kartu merah kepada Fandi Ega. Sementara Afrizal juga diganjar kartu kuning kedua dan kartu merah setelah dinilai melakukan pelanggaran lebih dulu.
Pelaksana Tugas Ketua PSSI Provinsi Lampung, Kombes Pol Sumardji, menyatakan perangkat pertandingan telah menjalankan tugas sesuai Laws of the Game.
“Setelah kami memeriksa laporan dan rekaman pertandingan secara menyeluruh, tindakan wasit sudah tepat dan sesuai aturan permainan,” ujar Sumardji dalam keterangan tertulis, Minggu, 15 Februari 2026.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, keputusan sanksi merujuk pada sejumlah pasal dalam Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, termasuk ketentuan tentang pelanggaran berat dan larangan berpartisipasi dalam kompetisi.
Selain larangan bermain selama tiga tahun, Fandi Ega juga dikenai denda sebesar Rp2.500.000. Menurut Sumardji, usia pemain yang masih 22 tahun menjadi pertimbangan dalam penetapan masa hukuman.
“Kami berharap yang bersangkutan dapat menjadikan ini sebagai pembelajaran untuk memperbaiki sikap dan menjaga karier sepakbolanya,” katanya.
Sementara itu, Keputusan Panitia Disiplin bersifat final dan tidak dapat diajukan banding. PSSI Lampung mengingatkan seluruh pemain, pelatih, manajemen klub, dan perangkat pertandingan agar menjunjung tinggi sportivitas serta mematuhi regulasi yang berlaku.
Menurutnya, pembinaan sepak bola Lampung harus berjalan seiring dengan disiplin dan sikap saling menghormati demi kemajuan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....