Crystal Palace Juara FA Cup, Tundukkan Man City

  • 18 Mei 2025 10:13 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Crystal Palace menorehkan momen bersejarah dengan mengalahkan Manchester City 1-0 di final Piala FA di Wembley, Minggu (18/5/2025). Ini adalah trofi pertama The Eagles sepanjang 118 tahun usia klub.

Eberechi Eze menjadi bintang kemenangan Palace setelah mencetak gol tunggal di menit ke-16, memanfaatkan umpan silang Daniel Muñoz. Sementara itu, Manchester City harus menelan kekecewaan setelah gagal meraih satu pun trofi musim ini—yang pertama sejak era Pep Guardiola dimulai pada 2016.


Kontroversi terjadi di babak pertama ketika kiper Palace, Dean Henderson, hanya mendapat kartu kuning meski melakukan handball di luar kotak penalti saat ditekan Erling Haaland. VAR memutuskan pelanggaran itu tidak menghalangi peluang jelas gol.


Henderson kembali jadi penyelamat dengan menepis tendangan penalti Omar Marmoush di menit ke-36, setelah pelanggaran Tyrick Mitchell pada Bernardo Silva. Haaland—yang melewatkan 3 dari 7 penalti terakhirnya—memilih menyerahkan eksekusi kepada Marmoush, tetapi gagal.


Meski menguasai bola 78%, permainan City terlihat datar dan kurang tajam. Haaland kembali gagal bersinar di Wembley—ia belum pernah mencetak gol dalam 6 penampilan di stadion ini maupun 8 final bersama City.


Peluit akhir memicu euforia besar di kubu Palace, sementara Guardiola terlihat kesal dan sempat bersitegang dengan Henderson. Bagi City, ini adalah kekalahan kedua beruntun di final Piala FA setelah tahun lalu takluk dari Manchester United.


Kekalahan ini semakin menguatkan spekulasi akhir era kejayaan City. Kevin De Bruyne diprediksi akan hengkang musim ini, sementara nasib Bernardo Silva juga belum pasti. Tantangan berikutnya: City harus memastikan finis di lima besar Liga Premier agar tetap bermain di Liga Champions musim depan.


Sementara itu, Palace—yang sempat kesulitan di awal musim—kini berhak tampil di Liga Europa musim depan. Kemenangan ini menjadi bukti kesabaran manajemen mempertahankan Glasner, yang berhasil mengubah taktik tim secara dramatis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....