Sekolah Harus Menjadi Tempat Aman Bagi Anak
- 02 Sep 2024 16:00 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Namun, masih ada kasus di mana anak-anak mengalami kekerasan dan diskriminasi di lingkungan sekolah, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan mereka. Tony Fisher, Direktur Lembaga Perlindungan Hak Perempuan dan Anak (LPHPA) Provinsi Lampung, menyoroti pentingnya peran sekolah dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan anak-anak.
"Dari 24 jam dalam sehari, hampir 8 jam dihabiskan anak-anak di sekolah. Artinya, sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa mereka berada di lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan," ujar Tony.
Menurut Tony Fisher, Pasal 54 dan Pasal 56 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan tegas melarang segala bentuk kekerasan terhadap anak di sekolah. Hal ini mencakup kekerasan fisik, verbal, dan juga emosional. Namun, pemahaman tentang larangan ini masih perlu ditingkatkan di kalangan tenaga pendidik.
"Penting bagi guru untuk memahami bahwa kekerasan dalam bentuk apapun terhadap siswa tidak dapat dibenarkan. Guru seharusnya menjadi panutan dan pelindung bagi anak-anak, bukan sebaliknya. Dengan memberikan pemahaman yang tepat kepada para guru, kita dapat mencegah terjadinya kekerasan di sekolah," jelas Tony.
Selain itu, Tony Fisher juga menegaskan bahwa setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa harus mengalami diskriminasi.
"Masih ada saja cerita tentang anak-anak yang diperlakukan tidak adil karena belum melunasi biaya sekolah. Ini adalah bentuk diskriminasi yang tidak seharusnya terjadi. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang setara, dan sekolah harus menjadi tempat di mana hak-hak mereka dilindungi," kata Tony.
Tony Fisher menekankan bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kepribadian anak. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bebas kekerasan, dan nondiskriminatif adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat.
Dengan kerja sama yang baik, diharapkan setiap sekolah di Indonesia dapat menjadi tempat yang benar-benar aman dan mendukung perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....