Ruby Chairani: Generasi Muda Punya Peran Penting Tentukan Arah Demokrasi

  • 03 Okt 2026 18:52 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Gerindra, Ruby Chairani, menyebut generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam dialog yang digelar Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung bertajuk Generasi Muda Perempuan, Saatnya Bicara dan Beraksi di Kancah Politik di Bandarlampung, Sabtu 3 Oktober 2026.

Ruby mengatakan besarnya jumlah pemilih dari kelompok Generasi Z dan milenial pada Pemilu 2024 menjadi peluang bagi generasi muda untuk turut mengambil peran dalam dunia politik.

“Meski saya memiliki privilese dari keluarga yang cukup mampu membawa saya di posisi sekarang, saya banyak belajar hal yang tidak mudah. Untuk bertahan dan bisa didengar, butuh perjuangan. Faktanya, tidak ada dari keluarga saya yang berpolitik. Semua harus saya pelajari sendiri,” kata Ruby.

Menurutnya, generasi muda yang ingin terjun ke dunia politik harus mampu membuktikan kapasitas dan kelayakan mereka.

“Saya harus membuktikan saya mampu dan layak. Saya yakin kita semua bisa,” ujarnya.

Ruby juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah perkembangan ruang digital. Menurutnya, ruang digital kini menjadi salah satu tempat utama generasi muda mendapatkan dan menyebarkan informasi politik.

Namun, cepatnya arus informasi juga membawa tantangan berupa penyebaran hoaks, deepfake, dan ujaran kebencian yang berpotensi memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap politik.

“Dengan anak-anak muda masuk ke politik, kita harus membuka ruang untuk memahami pentingnya literasi digital,” katanya.

Mewakili Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri mengatakan perempuan perlu didorong menjadi aktor dalam politik agar dapat menyuarakan kepentingan perempuan.

“Di Provinsi Lampung, ada Perda Pengarusutamaan Gender yang mendorong perempuan agar punya kesempatan yang sama dengan laki-laki. Sehingga pembangunan ini bisa dirasakan semua pihak tanpa terkecuali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Adrina Yustitia mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah pendidikan politik bagi pemilih pemula, khususnya perempuan.

Ia mengatakan pemahaman politik penting agar generasi muda tidak sekadar mengikuti polarisasi politik dan hanya menjadi objek dalam kegiatan politik.

Ketua DPD KPPI Lampung, Nenden Tresnanursari, mengatakan KPPI menjadi wadah bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan diri terjun ke dunia politik.

“Jadilah generasi berilmu, berakhlak, dan bermanfaat. Di sini kita bisa sama-sama belajar,” ujarnya.

Nenden menjelaskan KPPI memiliki empat fokus utama, yakni pendidikan politik, mendorong keterwakilan perempuan di lembaga legislatif dan eksekutif sesuai amanat undang-undang sebesar 30 persen, melakukan advokasi kebijakan publik yang ramah terhadap perempuan dan anak, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kegiatan tersebut diikuti 125 peserta yang terdiri atas generasi muda perempuan lintas partai politik dan jajaran pengurus DPD KPPI Lampung.

Dialog berlangsung interaktif dan dimoderatori Sekretaris DPD KPPI Provinsi Lampung, Aderly Imelia Sari, yang juga Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....