DPRD Lampung Dorong Perlindungan Pelajar dari Ancaman Narkoba

  • 04 Okt 2026 16:30 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – DPRD Provinsi Lampung mendorong penguatan perlindungan terhadap pelajar dan pemuda dari ancaman narkotika menyusul pengungkapan ratusan kasus dalam Operasi Antik Krakatau 2026. Operasi yang digelar Polda Lampung dan jajaran selama 14 hari pada 14–27 September 2026 tersebut mengungkap 379 kasus dan mengamankan 530 tersangka.

Dalam operasi tersebut, aparat juga menyita sejumlah barang bukti narkotika, termasuk sabu-sabu seberat 85,9 kilogram. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo mengapresiasi langkah aparat dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah Lampung.

Deni Ribowo mengatakan pengungkapan kasus tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat perlindungan terhadap kelompok usia sekolah dan pemuda. Menurutnya, pelajar dan pemuda perlu mendapatkan lingkungan yang dapat melindungi mereka dari penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kami mengapresiasi langkah Polda Lampung dan seluruh jajaran. Yang harus menjadi perhatian bersama adalah bagaimana pelajar dan pemuda tidak sampai menjadi korban penyalahgunaan maupun peredaran narkoba,” ujar Deni, dikutip Sabtu 3 Oktober 2026.

Deni mengimbau satuan pendidikan meningkatkan perhatian terhadap persoalan narkotika di lingkungan sekolah. Edukasi mengenai bahaya narkoba, komunikasi dengan siswa, serta keterlibatan orang tua dinilai penting ketika ditemukan kondisi yang perlu mendapat perhatian.

“Kami mengimbau pihak sekolah jangan menganggap persoalan narkoba sebagai sesuatu yang jauh dari lingkungan pendidikan. Edukasi kepada siswa harus dilakukan secara rutin agar mereka memahami risikonya dan berani menjauhi narkoba,” kata Deni.

Ia menilai keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membangun ketahanan anak dan remaja terhadap pengaruh narkotika. DPRD Provinsi Lampung juga akan menjalankan fungsi pengawasan dengan mendorong program pendidikan, kesehatan, dan perlindungan generasi muda berjalan efektif serta melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....