Inflasi Lampung September 2026 Capai 3,51 Persen

  • 04 Okt 2026 16:27 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi year on year (y-on-y) pada September 2026 sebesar 3,51 persen. Angka tersebut berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Lampung yang mencapai 112,32.

Pranata Komputer Ahli Madya BPS Lampung Hermawan Prasetyo dalam konferensi pers daring mengatakan inflasi Lampung dipengaruhi kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran. Secara month to month (m-to-m), Lampung mengalami inflasi 0,14 persen, sedangkan secara year to date (y-to-d) mencapai 2,30 persen.

“Inflasi September 2026 secara tahunan tercatat 3,51 persen, sedangkan secara bulanan sebesar 0,14 persen. Perkembangan ini dipengaruhi kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran,” kata Hermawan, dikutip Sabtu 3 Oktober 2026.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi y-on-y tertinggi sebesar 7,71 persen. Berikutnya kelompok transportasi mengalami inflasi 5,54 persen dan kesehatan sebesar 3,95 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,85 persen dengan memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan Lampung, yakni 1,31 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil antara lain beras, emas perhiasan, bensin, minyak goreng, cabai rawit, dan sigaret kretek mesin.

Dari empat wilayah cakupan IHK di Lampung, Kota Bandar Lampung mencatat inflasi y-on-y tertinggi sebesar 3,74 persen. Sementara inflasi y-on-y terendah terjadi di Kabupaten Lampung Timur sebesar 3,00 persen.

Hermawan mengatakan perkembangan harga di masing-masing wilayah menunjukkan dinamika yang berbeda. Kota Metro mencatat inflasi m-to-m tertinggi sebesar 0,39 persen, sedangkan Kabupaten Mesuji mengalami deflasi m-to-m sebesar 0,22 persen pada September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....