Gerindra Lampung Apresiasi Kepolisian Ungkap Ratusan Kasus Narkoba

  • 30 Sep 2026 11:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Daerah Lampung yang sukses mengungkap 379 kasus narkotika selama gelaran Operasi Antik Krakatau 2026. Operasi besar-besaran yang melibatkan 779 personel gabungan Polda dan Polres jajaran tersebut berhasil menjaring sebanyak 530 tersangka serta menyelamatkan ratusan ribu jiwa masyarakat Lampung dari ancaman barang haram.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung, H. Fahrurrozi, ST, MM, menegaskan bahwa penindakan tegas yang dilakukan kepolisian merupakan langkah vital untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. Ia menggarisbawahi bahwa bahaya penyalahgunaan zat adiktif ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman serius yang dapat merusak kualitas dan masa depan generasi muda di wilayah Lampung.

Dalam operasi tersebut, Polda Lampung mengamankan berbagai barang bukti bernilai ekonomis tinggi mencapai Rp158,8 miliar. Penyitaan terbesar mencakup 85,9 kilogram sabu-sabu, tanaman dan puluhan gram ganja, ribuan obat-obatan terlarang, ratusan butir ekstasi, tembakau sintetis, etomidate, hingga aset berupa uang tunai serta puluhan kendaraan. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, memperkirakan pengungkapan masif ini berhasil menyelamatkan sekitar 432.356 jiwa.

Meski menyambut baik capaian impresif kepolisian, Fahrurrozi mengingatkan agar upaya pemberantasan tidak berhenti pada penindakan hukum semata. Menurutnya, langkah pencegahan melalui sosialisasi, penguatan edukasi di tengah masyarakat, serta peningkatan pengawasan keluarga harus terus ditingkatkan secara intensif agar ruang gerak para pelaku dan bandar narkoba semakin terbatas.

Guna menciptakan Provinsi Lampung yang aman dan bersih dari narkotika, Fraksi Gerindra berkomitmen untuk terus mendorong sinergi yang makin kokoh antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, DPRD, dan elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci utama agar upaya pencegahan dan penindakan narkoba dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....