Daratan Baru Dekat Anak Krakatau Belum Bisa Dipastikan Jadi Gunung Api Baru
- 29 Sep 2026 12:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dosen Teknologi Geologi Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Happy Christin Natalia, mengatakan diperlukan penelitian dan kajian geologi lebih lanjut untuk memastikan proses terbentuknya daratan tersebut.
Menurut Christin, dari perspektif geologi, daratan baru yang muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk sementara lebih memungkinkan merupakan akumulasi material hasil erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Kalau dari geologi sendiri kami melihatnya sebagai kumpulan material dari erupsi Gunung Anak Krakatau sendiri,” ujarnya, Selasa 29 September 2026.
Ia menjelaskan, material hasil erupsi yang terlontar maupun mengalami longsoran ke laut dapat kemudian terendapkan mengikuti arah arus laut. Proses tersebut secara bertahap dapat menyebabkan terjadinya penambahan daratan di sekitar gunung api.
Sehingga menurut Christin, kemunculan daratan baru tersebut belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan telah terbentuk gunung api baru atau yang belakangan disebut masyarakat sebagai “cucu Krakatau”.
“Kalau mau mengatakan adanya tumbuh gunung api baru, yang cucu Krakatau-nya itu, kayaknya masih butuh penelitian lanjut,” ucapnya.
Happy menambahkan, perubahan bentuk dan luas daratan tersebut masih sangat mungkin terjadi apabila aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau kembali berlangsung. Material vulkanik yang terus terakumulasi dapat menyebabkan kawasan daratan semakin luas. Ia menekankan, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui karakteristik material, struktur geologi, serta proses pembentukan daratan tersebut secara lebih pasti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....