Tapir Mesuji Dievakuasi dan akan Diserahkan ke BKSDA
- 22 Sep 2026 11:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Mesuji - Seekor tapir yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit PT Pematang Agri Lestari (PAL), Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, berhasil dievakuasi . Satwa dilindungi tersebut kini berada di Taman Kehati sebelum diserahkan kepada BKSDA.
Proses evakuasi dilakukan setelah laporan warga diterima oleh Polsek Way Serdang. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan area penemuan.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan satwa tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Geran saat beraktivitas di sekitar kebun sawit. Penemuan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di area perkebunan milik PT PAL.
“Pada saat itu dirinya melihat seekor satwa liar yang diduga merupakan tapir berada di sekitar lokasi,”ucap AKBP Muhammad Firdaus.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti. Personel Polsek Way Serdang memastikan kondisi satwa sekaligus menghindari gangguan yang dapat membahayakan warga maupun hewan tersebut.
Mantan Bupati Mesuji Khamamik bersama tim turut datang ke lokasi setelah menerima informasi keberadaan tapir. Mereka membantu proses penanganan dan pemindahan satwa dari lokasi penemuan.
Evakuasi dilakukan dengan pengawasan aparat kepolisian hingga satwa berhasil dipindahkan. Langkah tersebut bertujuan menjaga keselamatan tapir sekaligus memudahkan proses penanganan oleh pihak berwenang.
“Selanjutnya mantan Bupati Mesuji bersama tim datang ke lokasi dan mengevakuasi satwa tersebut dengan didampingi personel Polsek Way Serdang,” ujar AKBP Muhammad Firdaus.
Keberadaan tapir di kawasan perkebunan menjadi perhatian karena satwa ini termasuk spesies yang dilindungi. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh BKSDA setelah satwa diserahkan dari lokasi penampungan sementara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan satwa liar yang dilindungi di lingkungan sekitar. Langkah tersebut penting agar proses penyelamatan dan konservasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....