Perawatan Kebun Dorong Produktivitas Kopi Lampung
- 20 Sep 2026 16:41 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Produktivitas kopi robusta Lampung mengalami peningkatan pada 2025 seiring perbaikan pemeliharaan tanaman di tingkat petani. Kesadaran petani melakukan perawatan dan pemupukan menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan hasil kebun.
Kepala Dinas Perkebunan Lampung Desti Arisandi mengatakan, peningkatan produktivitas kopi terjadi saat luas areal tanaman relatif tidak banyak berubah. Kondisi tersebut menunjukkan hasil panen per satuan luas mengalami peningkatan.
| Baca juga: Produksi Kopi Lampung Capai 127.578 Ton |
“Kalau saya melihat, yang pertama karena kebersihan kebun. Yang kedua, perlakuan dari petani. Petani sudah mulai sadar untuk melakukan pemeliharaan dan pemupukan pada tanamannya. Selain itu, kondisi cuaca tahun ini juga cukup baik sehingga berpengaruh terhadap produksi,” kata Desti, dikutip Minggu 20 September 2026.
Produktivitas kopi Lampung pada 2024 tercatat sekitar 867 kilogram per hektare. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 926 kilogram per hektare pada 2025.
Peningkatan produktivitas tersebut terjadi bersamaan dengan produksi kopi robusta Lampung yang naik dari sekitar 120.377 ton pada 2024 menjadi 127.578 ton pada 2025. Sementara luas areal kopi pada 2025 mencapai sekitar 152.527 hektare.
Desti menyebut kondisi cuaca yang mendukung juga turut memengaruhi perkembangan tanaman dan hasil produksi kopi. Faktor tersebut berjalan bersama dengan pemeliharaan tanaman yang dilakukan petani di kebun masing-masing.
Dinas Perkebunan Lampung mendorong petani mempertahankan pemeliharaan kebun dan pemupukan tanaman untuk menjaga produktivitas. Perbaikan budidaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil kopi Lampung pada tahun berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....