Unila Kembangkan Penyerap Pewarna Tekstil dari Tulang Ikan Sapu-Sapu

  • 10 Sep 2026 15:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) mengembangkan biokomposit hidroksiapatit-silikon dioksida (HAp-SiO₂) dari limbah tulang ikan sapu-sapu dan sekam padi. Material tersebut dimanfaatkan sebagai adsorben untuk menyerap pewarna metilen biru pada limbah cair industri tekstil.

Inovasi ini dikembangkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Nanosorb.id Unila. Penelitian tersebut dilakukan untuk memanfaatkan limbah padat sekaligus membantu mengurangi pencemaran air akibat residu pewarna sintetis dari industri tekstil.

Tulang ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) digunakan sebagai sumber hidroksiapatit, sedangkan sekam padi dimanfaatkan untuk memperoleh silikon dioksida atau silika. Kedua bahan kemudian dipadukan melalui metode presipitasi basah dengan variasi suhu kalsinasi 400, 600, dan 900 derajat Celsius untuk mendapatkan performa adsorpsi terbaik.

Ketua Tim PKM-RE Nanosorb.id menjelaskan inovasi tersebut dirancang untuk menjawab persoalan limbah padat dan pencemaran air. Ia mengatakan pemanfaatan kedua limbah tersebut juga memberikan nilai tambah pada bahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Melalui pemanfaatan limbah tulang ikan sapu-sapu dan sekam padi, kami mengembangkan material biokomposit HAp–SiO₂ yang berfungsi efektif menjerap pewarna metilen biru,” ujarnya menjelaskan, Kamis 10 September 2026.

Untuk memastikan karakteristik material, tim melakukan pengujian menggunakan Scanning Electron Microscopy–Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX), X-Ray Diffraction (XRD), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Analisis Brunauer–Emmett–Teller (BET) juga dilakukan untuk mengukur luas permukaan dan porositas material.

Kemampuan biokomposit dalam menyerap metilen biru diuji melalui sistem batch dan konsentrasi akhirnya dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penelitian ini juga dilanjutkan dengan perancangan prototipe filter air sebagai luaran aplikatif untuk pengolahan limbah cair.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....