Peminat Kerja ke Luar Negeri di Lampung Capai 18 Ribu hingga Agustus 2026

  • 10 Sep 2026 08:24 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Minat masyarakat Lampung untuk bekerja ke luar negeri terbilang tinggi. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung mencatat sekitar 18 ribu peminat hingga Agustus 2026.

Kepala BP3MI Lampung, Kombes Pol. Mulia Nugraha, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap peluang kerja sebagai pekerja migran Indonesia.

“Peminatannya cukup baik, cukup tinggi untuk berangkat ke luar negeri. Sampai dengan bulan Agustus saja, itu sudah 18 ribu yang tercatat di kita untuk peminatan ke luar negeri,” kata Mulia, di Bandarlampung, Rabu 9 September 2026.

Jumlah tersebut, lanjut dia, berpotensi mendekati bahkan melampaui angka pada tahun sebelumnya. Pada 2025, BP3MI Lampung mencatat sekitar 24 ribu peminat untuk bekerja ke luar negeri.

Menurut Mulia, tingginya minat tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi agar masyarakat tidak hanya memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga mempunyai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.

Karena itu, BP3MI mendorong pelaksanaan program peningkatan kapasitas, termasuk melalui SMK Go Global. Program tersebut memberikan pelatihan vokasi dan teknis hingga sertifikasi kepada calon pekerja migran.

Mulia mengatakan program peningkatan kapasitas tidak hanya menyasar lulusan SMK. Komposisi peserta yang ditargetkan juga mencakup masyarakat umum.

“Target itu tentunya juga kita tidak hanya khusus untuk lulusan SMK,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah negara menjadi tujuan yang cukup diminati oleh calon pekerja migran asal Lampung. Taiwan menjadi negara yang paling banyak diminati, disusul Hong Kong, Malaysia, dan Jepang.

“Kalau untuk di Lampung, yang pertama adalah Taiwan, kemudian Hong Kong, kemudian Malaysia, Jepang,” katanya.

Mulia menegaskan BP3MI Lampung berupaya memfasilitasi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar proses keberangkatan dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

Selain memberikan akses pelatihan dan sertifikasi, calon pekerja juga akan diarahkan untuk mengikuti proses penempatan melalui perusahaan yang sesuai.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerja migran asal Lampung sekaligus memperluas peluang mereka mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor yang tersedia di pasar kerja internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....